Mengapa Finlandia Jadi Negara Paling Bahagia di Dunia? Ini Penjelasan Ahli
📅 Jumat, 14 Apr 2023, 14:47 WIB | Oleh: Tim PenulisMengapa Hungaria sangat buruk meskipun kesenjangan pendapatan antara penduduknya hampir tidak lebih lebar dari Finlandia dan Norwegia? Ada yang berpendapat bahwa hal ini disebabkan oleh politiknya yang terpecah belah. Pada tahun 2022, parlemen Eropa menyatakan bahwa "Hungaria tidak dapat lagi dianggap sebagai negara demokrasi penuh".
Kebebasan sangat penting bagi masyarakat, begitu juga kebebasan dari rasa takut, dan hal ini dapat menjelaskan mengapa Turki dan India memiliki tingkat kebahagiaan yang lebih rendah daripada yang diperkirakan oleh tingkat ketidaksetaraan ekonomi mereka.
Sebaliknya, Afrika Selatan and Cina mungkin sedikit lebih bahagia daripada yang diperkirakan oleh level ketidaksetaraan mereka. Afrika Selatan menjadi negara demokrasi pada tahun 1994 tidak lama setelah Nelson Mandela dibebaskan, dan banyak orang akan mengingat periode sebelumnya. Orang-orang di Cina tidak setakut yang sering digambarkan di Barat.
Faktor ketidaksetaraan
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagian besar negara menunjukkan tingkat kebahagiaan (dan banyak hal lainnya) yang sangat mudah diprediksi dari tingkat ketimpangannya. Inggris berada di tengah-tengah dari apa yang diharapkan dari salah satu negara yang paling timpang secara ekonomi di Eropa.
Grafik di atas juga menunjukkan bahwa hampir sama tidak meratanya Israel sedikit lebih bahagia daripada yang seharusnya - meskipun tidak jelas apakah sampel yang diambil di sana mencakup semua kelompok yang saat ini hidup di bawah negara tersebut. Selain itu, sampel tersebut diambil pada tahun 2022, sebelum protes yang meluas di Israel baru-baru ini.
Data menarik lainnya yang ditampilkan dalam grafik adalah Kosta Rika, di mana presidennya mengatakan pada tahun 2019:
Sebaiknya Anda baca juga:
Tujuh puluh tahun yang lalu, Kosta Rika menyingkirkan tentara. Hal ini memungkinkan banyak hal. Delapan persen dari PDB kami diinvestasikan dalam pendidikan karena kami tidak perlu mengeluarkan biaya untuk tentara. Jadi kekuatan kami adalah sumber daya manusia, kesejahteraan manusia.
Jadi apa yang dapat dilakukan oleh rakyat suatu negara jika mereka ingin menjadi lebih bahagia? Hal yang paling penting adalah memilih pemerintah yang akan memastikan negara menjadi lebih setara dalam hal pendapatan. Setelah itu, memastikan layanan sosial seperti sekolah, perumahan, dan perawatan kesehatan efisien dan adil adalah hal yang paling penting. Dan terakhir, pertimbangkan tingkat kebebasanmu, apakah kamu benar-benar menyertakan semua orang dalam survei, dan seberapa besar rasa takut pendudukmu.
Demetrius Adyatma Pangestu dari Universitas Bina Nusantara menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris![]()
Danny Dorling, Halford Mackinder Professor of Geography, University of Oxford
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!