Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konsumsi Cukup Air Minum Cegah Infeksi Saluran Kemih

📅 Rabu, 12 Apr 2023, 23:13 WIB | Oleh:
Konsumsi Cukup Air Minum Cegah Infeksi Saluran Kemih Doc: Istimewa

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Dr. Harrina E. Rahardjo, Sp.U (K), Ph.D mengatakan kebutuhan cairan tubuh dengan minum air mineral yang mencukupi serta mengurangi minuman yang mengandung kafein, teh, minuman kemasan, dan soda dapat membantu pencegahan infeksi saluran kemih.

"Minum dengan jumlah yang cukup, tidak kurang dan tidak juga berlebihan dengan jenis minuman yang tepat," kata Harrina dalam pernyataan di Jakarta, Rabu.

Dokter Spesialis Urologi itu menyebut menahan buang air kecil dapat menyebabkan risiko infeksi saluran kemih, nyeri pada kandung kemih, atau batu saluran kemih, penurunan fungsi ginjal, yang bisa berujung pada berbagai penyakit hingga komplikasi masalah kesehatan kepada wanita.

Meski tidak mengancam jiwa, tetapi infeksi saliran kemih sangat mempengaruhi kualitas hidup seseorang, seperti aspek pekerjaan, sosial, seksual, hingga kualitas tidur.

"Sebanyak 30 persen wanita pernah mengalami setidaknya sekali infeksi saluran kemih, dan secara global kasus infeksi saluran kemih hampir sebanyak 150 juta per tahun," katanya.

Selain minuman, makanan yang dikonsumsi juga perlu dijaga. Profesor yang pernah meraih penghargaan dalam ajang "European Association of Urology Annual Meeting" di Barcelona ini menyarankan untuk menghindari makanan yang terlalu pedas atau asam karena bisa memicu beser.

"Hindari sering menahan kencing, menjaga kebersihan saluran kemih, dan segera berkonsultasi ke dokter apabila dijumpai gejala-gejala infeksi," tambah dia.

Adapun beberapa gejala yang sering muncul pada penderita infeksi ini adalah sering buang air kecil (BAK) di siang dan/atau malam hari, sulit menahan BAK, mengompol, BAK sulit, aliran kencing terputus-putus, serta BAK mengedan dan tidak tuntas setelah BAK.

Beberapa penyebab infeksi saluran kemih dihubungkan dengan proses penuaan, genetik, menopause, stres psikologis, peradangan saluran cerna, kondisi mikrobiota dalam saluran kemih, serta sumbatan saluran kemih bagian bawah seperti prolaps organ panggul pada perempuan.

Selain itu, kelainan saraf seperti stroke, penyakit Parkinson, dan kelainan tulang belakang juga bisa menjadi pemicu penyakit tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.