Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Memanas Stabilitas Kawasan, Militer Tiongkok Dapati Kapal Perang AS di Kepulauan Nansha

📅 Senin, 10 Apr 2023, 21:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memanas Stabilitas Kawasan, Militer Tiongkok Dapati Kapal Perang AS di Kepulauan Nansha Doc: Antara/REUTERS/Issei Kato
Ket. Arsip - Kapal perusak berpeluru kendali AS, USS Milius (DDG69), tiba di pangkalan angkatan laut AS di Yokosuka, Jepang, 22 Mei 2018.

Beijing - Memanas stabilitas kawasan. Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA) memergoki kapal kawal perusak rudal USS Milius miilik Amerika Serikat berlayar secara ilegal di perairan yang berdekatan dengan Meiji Jiao, Kepualauan Nansha, yang diklaim sebagai wilayah teritorial Tiongkok.

"Kapal USS Milius pada 10 April 2023 memasuki perairan Meiji Jiao tanpa persetujuan dari pemerintah Tiongkok," kata juru bicara Komando Armada Selatan PLA Kolonel Senior Angkatan Udara Tian Junli kepada pers di Beijing, Senin.

Pihaknya akan terus melakukan pelacakan dan pemantauan terhadap kapal kawal perusak rudal AS tersebut dan tetap siaga di sepanjang jalurnya.

Menurut dia, Tiongkok memiliki kedaulatan atas pulau-pulau di Laut Tiongkok Selatan dan perairan di sekitarnya.

"Pasukan Komando Armada Selatan PLA akan selalu waspada dan dengan tegas menjaga kedaulatan dan keamanan nasional Tiongkok serta perdamaian dan stabilitas di Laut Tiongkok Selatan," kata Tian.

Sementara itu, Komando Armada Timur PLA menggelar latihan militer secara intensif di sekitar wilayah Taiwan pada Sabtu (9/4) hingga Senin.

Latihan tersebut digelar sebagai bentuk respons Tiongkok terhadap pemimpin Taiwan Tsai Ing Wen bertemu pimpinan DPR AS di California.

"Latihan ini sebagai peringatan keras atas tindakan provokatif kelompok 'Kemerdekaan Taiwan' dan kolusi mereka dengan kekuatan asing," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok (MFA) Wang Wenbin di Beijing, Senin.

Menurut dia, PLA sudah melakukan langkah yang diperlukan untuk menjaga kedaulatan nasional dan integritas wilayah.

"Prinsip Satu Tiongkok merupakan konsensus yang berlaku di komunitas internasional dan norma dasar yang diakui secara universal dalam tatanan hubungan internasional," ujarnya dalam pengarahan pers rutin tersebut.

Sikap Tsai Ing Wen di AS, tegas dia, merupakan tindakan yang salah sehingga Beijing perlu mengambil tindakan balasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.