Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jalur Bogor-Puncak II Diminta Segera Direalisasikan

📅 Rabu, 05 Apr 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jalur Bogor-Puncak II Diminta Segera Direalisasikan Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melakukan pembangunan jalan kabupaten agar segera tersambung dengan jalur Puncak II di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas.

BOGOR - Pembangunan jalur Bogor ke Puncak yang baru diminta segera direalisasikan guna mengurangi kemacetan jalan utama yang sekarang. Ini juga akan mendorong wisatawan lebih banyak lagi.

Dorongan ini disampaikan Bupati Cianjur, Herman Suherman, Selasa (4/4). Menurutnya, jalur Puncak II sudah masuk dalam Proyek Nasional seperti disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. "Rencana pembangunan jalur Puncak II telah mulai dilakukan perhitungan investasi dan pelelangan tingkat pusat. Jalur Puncak II merupakan aspirasi Kabupaten Bogor dan Cianjur," katanya.

Bupati Cianjur menjelaskan jalur Puncak II akan menghubungkan Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur dengan Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Para pengendara tujuan Cianjur akan mempunyai jalur alternatif.

Tidak hanya wisatawan, jalur Puncak II juga menjadi alternatif satu-satunya mengurangi kemacetan jalur utama Puncak yang sekarang. Ini menjadi harapan besar pelaku usaha di Kabupaten Cianjur untuk mengantarkan sayur-mayur dan bunga hias ke pasar Jabodetabek.

"Selama ini, keberadaan jalur Puncak II merupakan impian semua kalangan, termasuk pengusaha hasil bumi dan bunga hias serta pelaku pariwisata. Alasannya, sudah pasti akan meningkatkan kembali perekonomian ketika wisatawan meningkat," katanya.

Pelaku usaha dan pariwisata berharap pembangunan jalur Puncak II segera terwujud. Wisatawan yang akan berlibur ke Cianjur tidak perlu takut terjebak macet berjam-jam di jalur utama.

"Kami selalu was-was ketika mengantarkan pesanan akhir pekan sebab jalur utama selalu macet berjam-jam, sedangkan jalur Jonggol kondisi jalan rusak parah," kata pemasok sayur di Kecamatan Pacet, Ruswandi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.