Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lima Makanan Sehat yang Menurunkan Risiko Penyakit Jantung, Bagus untuk Wanita

📅 Selasa, 04 Apr 2023, 11:14 WIB | Oleh:

Berikut sejumlah makanan dalam diet Mediterania untuk menjaga kesehatan jantung.

Kenari
Kacang kenari kaya akan asam lemak omega-3, yang telah terbukti membantu meningkatkan kesehatan jantung, menurut American Heart Association, dan menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

"Studi menunjukkan bahwa memasukkan kenari dalam diet sehat dapat berperan dalam membantu menjaga dan meningkatkan kesehatan fisik dan kognitif seiring bertambahnya usia," kata Largeman-Roth.

Satu studi baru-baru ini menemukan bahwa manfaat kenari yang menyehatkan jantung mungkin terkait dengan bagaimana kenari mengubah mikrobioma usus. Para peneliti di Texas Tech University menemukan bahwa kenari mengubah mikroba dalam usus dengan cara memproduksi lebih banyak amino tertentu, yang mungkin berperan.

Peserta yang mengonsumsi diet tinggi kenari menunjukkan ekspresi gen yang lebih tinggi yang memainkan peran kunci dalam meningkatkan produksi L-homoarginin dalam tubuh yang kekurangannya telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kariovaskuler, menurut para penulis studi.

"Pada wanita dengan faktor risiko metabolik (seperti obesitas, hipertensi, dan trigliserida tinggi), diet Mediterania yang mencakup kenari dan almond telah terbukti membantu mengurangi kenaikan berat badan ibu dan mengurangi risiko diabetes gestasional," kata Largeman-Roth.

Sayuran berdaun hijau gelap
Largeman-Roth mengatakan, kadar mineral magnesium yang rendah telah dikaitkan dengan peningkatan penanda peradangan yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Sayuran berdaun hijau gelap kaya akan magnesium dan merupakan sumber serat dan protein.

Ini termasuk bayam, bok choy, lobak swiss, kangkung, arugula dan sawi, yang banyak di antaranya dapat dinikmati mentah atau dimasak.

"Sawi sangat bergizi karena mengandung vitamin K yang sangat tinggi, yang penting untuk pembekuan darah dengan baik," kata Largeman-Roth.

"Satu cangkir sawi yang dimasak mengandung beta-karoten, lutein dan zeaxanthin," tambahnya, seraya menambahkan bahwa kandungan-kandungan tersebut juga bermanfaat bagi kesehatan mata.

Salmon
Asupan makanan laut secara teratur (atau dua kali seminggu) dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah dari kejadian kardiovaskular.

"Dalam sebuah penelitian, mengganti 3 persen kalori dari daging olahan dengan makanan laut dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular sebesar 31 persen," ujar Largeman-Roth.

Makanan laut tidak hanya mengandung lemak yang menyehatkan jantung, tetapi juga mengandung protein dan nutrisi penting bagi wanita seperti vitamin D, kalsium, dan seng, menurut Largeman-Roth, seraya menambahkan bahwa ikan berlemak adalah yang paling bermanfaat bagi kesehatan jantung seperti salmon, tuna, dan sarden.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

43 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.