Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

2023, Kimia Farma Makin Masif Kembangkan Bisnis Baru

📅 Selasa, 04 Apr 2023, 00:02 WIB | Oleh:
2023, Kimia Farma Makin Masif Kembangkan Bisnis Baru Doc: Istimewa
Ket. Suasana di sebuah Apotek Kimia Farma

JAKARTA- PT Kimia Farma Tbk (KAEF), selama pandemi Covid-19 turut berpartisipasi menyelenggarakan program vaksinasi Covid-19, penyediaan dan penyaluran obat antiviral di seluruh wilayah Indonesia.

Direktur Utama KAEF, David Utama dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (3/4) mengatakan seiring dengan terkendalinya pandemi, maka korporasi berupaya melakukan efisiensi dalam mendukung keberlangsungan bisnisnya.Sepanjang tahun 2022, KAEF telah menurunkan beban usaha sebesar 5,41 persen atau sebesar 189 miliar dibandingkan tahun 2021.

Efisiensi beban usaha kata David dilakukan melalui optimalisasi biaya distribusi untuk seluruh produk. Di samping itu, KAEF mengupayakan penurunan beban keuangan sebesar 14,21 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan itu ditopang dengan dukungan perbankan melalui penurunan suku bunga dan kredit investasi serta refinancing.

KAEF jelasnya telah membukukan cashflow positif di tahun 2022. Pada akhir Desember 2022, tercatat nilai kas dan setara kas naik menjadi 2,15 triliun rupiah dari tahun 2021 senilai748 miliar rupiah. Hal itu didukung dengan diperolehnya dana dari aksi korporasi unlockvalue anak usaha yang dimiliki KAEF, yaitu PT Kimia Farma Apotek (KFA).

"Kepercayaan investor menjadi bukti adanya prospek positif bagi KAEF dan industrikesehatan di Indonesia, " kata David.

Modal Kerja

Adanya aksi korporasi unlock value itu mendukung modal kerja dan pengembanganbisnis KFA dengan New Bussiness Model with Digitalization, mengkombinasikanoffline dan online store dengan strategi omnichannel, integrasi Apotek-Klinik-LabDiagnostika, serta New Digital Channel.

Pasca aksi korporasi unlock value KFA menghasilkan dana sebesar 1,86 triliun rupiah disertai dengan pembebanan pajak sebesar 76 miliar rupiah. Selain itu, di tahun 2022 entitas anak KAEF yaitu KF Dawaa di Saudi Arabia membukukan kerugian sebesar 24 miliar rupiah akibat tidak adanya kegiatan ibadah haji dan umroh selama pandemi.

Dengan aksi korporasi dan kondisi entitas anak tersebut, berpengaruh terhadap pencatatan kerugian sebesar 109 miliar rupiah.

KAEF melihat bahwa prospek industri farmasi dan layanan kesehatan pada 2023 masih tumbuh mengingat kesehatan merupakan salah satu faktor utama yang menjadi perhatian seluruh pihak.

Di awal tahun 2023, KAEF telah melakukan beberapa strategi untuk meningkatkan kinerja antara lain aktivitas marketing yang masif dan penetrasi pasar. Selain itu, Kimia Farma juga telah melakukan Non Deal Roadshow (NDR) dengan para investor untuk mendapatkanbisnis baru yang akan dikembangkan di tahun ini.

KAEF juga terus melakukan pembenahan di sektor layanan kesehatan dan ritel farmasiuntuk meningkatkan kualitas dan jangkauan layanan kesehatan kepada masyarakat,salah satunya dengan adanya aliansi strategis dengan mitra strategis yang memilikijaringan global, yaitu Parkway Pantai Group, yang memiliki kompetensi di Klinik danLaboratorium Klinik.

Untuk mempermudah memperoleh akses produk dan layanan kesehatan, KAEF jugatelah memiliki suatu aplikasi yaitu Kimia Farma Mobile (KF Mobile) yang dapat diaksesoleh seluruh masyarakat yang di dalamnya terdapat layanan penjualan produk secaraonline dan layanan kesehatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
Momen Haru HUT RI di Bern, ...

Penurunan Harga Pupuk Membantu Petani Sumedang

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Penurunan Harga Pupuk Memba...

Tinggalkan City, Rodri Perkuat Skuat Barcelona

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tinggalkan City, Rodri Perk...
Ekonomi
Tenun Goyor Hadapi Tantanga...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.