Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waspada Cuaca Ekstrem di Wilayah Jawa Timur

📅 Minggu, 02 Apr 2023, 17:06 WIB | Oleh:
Waspada Cuaca Ekstrem di Wilayah Jawa Timur Doc: ANTARA/HO BMKG Juanda
Ket. Peringatan dini hujan di wilayah Jawa Timur, Minggu (2/4)

SIDOARJO - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat waspada potensi terjadinya cuaca ekstrem saat peralihan musim dari hujan ke kemarau seperti saat ini.Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, Taufiq Hermawan di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu, mengatakan berdasarkan analisis kondisi iklim secara umum pada bulan April 2023 wilayah Jawa Timur masih berada pada masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau atau pancaroba."Sehingga cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Jawa Timur," ucapnya.Ia mengatakanmasih hangatnya suhu muka laut di sekitar wilayah perairan Jawa Timur (Jatim) mengindikasikan suplai uap air masih cukup signifikanserta masih terbentuknya daerah konvergensi atau pertemuan massa udara yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah itu. Selain itu, kata dia, adanya gelombang Atmosfer Rossby dan Kelvin di Jatim yang diprakirakan akan berpengaruh pada kondisi cuaca dalam seminggu ke depan dan berkontribusi meningkatkan pertumbuhan awan Cumulonimbus, yang dapat mengakibatkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang sesaat."Beberapa wilayah di Jatimperlu diwaspadai memiliki potensi cuaca ekstrem, yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti genangan air, puting beliung, maupun hujan es," ujarnya.Ia mengatakan hampirseluruh wilayah di Jatim berpotensi bencana hidrometereologi, diantaranya Kota Batu, Kota Blitar, Bojonegoro, Jombang, Kota Kediri, Kabupaten Malang, Lumajang, Magetan, Kota Malang, Kota Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pamekasan, Ponorogo, Sampang, Sidoarjo, Sumenep, Kota Surabaya, Trenggalek, Tulungagung, Kabupaten Kediri, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Blitar, Kabupaten Pasuruan, Bangkalan, Banyuwangi, Bondowoso, Gresik, Jember, Lamongan, Kabupaten Madiun, Kabupaten Probolinggo, Situbondo, Tuban, Kota Madiun, Pacitan, Kota Pasuruan.

Karena itu masyarakat diimbau selalu waspada terhadap dampak potensi bencana hidrometeorologi pada masa peralihan atau pancaroba dan selalu memantau informasi terkini berdasarkan citra radar cuaca BMKG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.