Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perintah Tegas Panglima TNI: Gangguan Bersenjata Masih Ada dan Harus Dilawan dengan Senjata

📅 Sabtu, 01 Apr 2023, 21:45 WIB | Oleh:
Perintah Tegas Panglima TNI: Gangguan Bersenjata Masih Ada dan Harus Dilawan dengan Senjata Doc: Istimewa
Ket. Pelepasan keberangkatan Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Provinsi Papua dan Papua Barat Yonif 721/Makassau dan Yonif 623/Bhakti Wira Utama bertempat di Pelabuhan Soekarno–Hatta Makassar. Jumat (31/3).

JAKARTA - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan tidak ada daerah operasi yang aman 100 persen. Gangguan bersenjata masih ada dan harus dilawan dengan senjata.

"Pahami bahwa tidak ada daerah operasi yang aman 100 persen, gangguan bersenjata masih ada dan harus kalian lawan dengan senjata," perintah Panglima TNI saat melepas keberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Kewilayahan Provinsi Papua dan Papua Barat Yonif 721/Makassau dan Yonif 623/Bhakti Wira Utama bertempat di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar. Jumat (31/3).

Menurut siaran persnya, Panglima TNI saat melepas pasukan terpilih tersebut didampingi Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Vero Yudo Margono didampingi Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso, Pangdam VI/ Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo dan Pejabat Utama (PJU) Mabes TNI beserta para Forkopimda Provinsi Sulsel serta Forkopimda Kota Makassar.

"Oleh karena itu asah selalu naluri pertempuran kalian dan kesiapsiagaan serta kewaspadaan setiap saat, terutama pada saat kalian melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial dan komunikasi sosial dengan masyarakat harus tetap ada unsur pengamanan yang siaga setiap saat," ucap Panglima TNI.

Di hadapan ratusan prajurit Yonif 721/Makkasar dan Yonif 623/Bhakti Wira Utama, Panglima TNI menegaskan kehadirannya untuk mengecek langsung kesiapan, sekaligus memberikan arahan kepada prajuritnya sebelum melaksanakan tugas di daerah operasi.

"Melaksanakan tugas operasi adalah suatu kehormatan dan kebanggan setiap prajurit TNI, untuk itu laksanakan amanah dengan sebaik-baiknya, dinamika dan ancaman di daerah operasi harus siap siaga terus menerus dan saya sangat yakin dan percaya kalian semua mampu menjawab kepercayaan dan amanah besar ini dengan baik," ungkapnya.

Lebih lanjut, terkait dengan pengamanan di daerah tugas, Laksamana Yudo berpesan kepada seluruh personel agar senantiasa tetap menjaga dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan pada Tuhan YME agar setiap langkah di medan penugasan selalu dalam perlindungan-Nya.

Laksamana TNI Yudo Margonomenyampaikan kehadiran TNI di medan operasi adalah untuk mendukung percepatan pembangunan di Papua serta untuk menjaga keamanan masyarakat.

"Selain misi pengamanan juga hadirnya para satgas adalah untuk membantu masyarakat. Mereka dibekali sarana prasarana bercocok tanam, buku-buku pelajaran, obat-obatan dan sarana prasarana lainnya," katanya.

"Saya lakukan pelepasan dan pengecekan langsung untuk pastikan mereka semua dalam kondisi prima dan lengkap, sehingga dalam keberangkatan ini mereka telah siap baik sarana dan prasarana maupun kesiapan pribadi. Mereka bertugas untuk bantu masyarakat dari gangguan keamanan," tandasnya.

Di penghujung kegiatan tersebut, Panglima TNI juga menyerahkan bingkisan Sembako sebanyak 200 paket yang diberikan kepada kaum dhuafa, anak yatim, penderita stunting dan tukang becak yang berada di wilayah Kota Makassar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

30 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.