Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waduh, Program Vaksinasi di Kabupaten OKU Terkendala Stok Vaksin yang Kosong

📅 Jumat, 31 Mar 2023, 00:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh, Program Vaksinasi di Kabupaten OKU Terkendala Stok Vaksin yang Kosong Doc: ANTARA/Edo Purmana
Ket. Seorang warga Kabupaten OKU divaksinasi COVID-19.

Baturaja - Waduh, program vaksinasi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, terkendala stok vaksin yang kini tidak tersedia di seluruh puskesmas di wilayah itu hingga pemberian vaksin COVID-19 untuk warga terpaksa dihentikan sementara waktu.

Subkordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten OKU, Yunius di Baturaja, Kamis mengatakan bahwa persediaan vaksin COVID-19 di daerahnya tidak tersedia lagi untuk semua dosis sejak akhir Februari 2023.

Akibatnya, pemberian vaksin bagi warga di daerah itu terhenti sejak satu bulan terakhir karena seluruh puskesmas tempat pelayanan vaksinasi tidak menyediakan stok vaksin lagi.

Menurut dia, pihaknya sudah mengajukan usulan penambahan dosis vaksin ke Kabupaten OKU agar program vaksinasi warga di wilayah itu dapat dilanjutkan kembali.

"Ada sebanyak 3.000 dosis vaksin yang sudah kami ajukan sejak satu bulan terakhir ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, namun hingga saat ini belum direalisasikan," katanya.

Ia berharap usulan yang diajukan tersebut segera direalisasikan mengingat animo masyarakat Kabupaten OKU cukup tinggi untuk divaksinasi agar terhindar dari COVID-19.

"Khususnya vaksin booster saat ini banyak sekali peminatnya. Terlebih lagi booster masih menjadi salah satu syarat untuk melakukan perjalanan mudik Lebaran tahun ini," ujarnya.

Berdasarkan data dari Dinkes OKU, total cakupan vaksin COVID-19 dosis primer tahap pertama di daerah itu hingga saat ini masih berada di angka 82,8 persen atau sebanyak 215.952 jiwa yang sudah divaksinasi dari 310.983 target sasaran.

Kemudian, dosis kedua 69,4 persen, vaksin penguat dosis pertama 24,8 persen, booster lanjutan untuk nakes sekitar 50 persen dan 5,15 persen untuk masyarakat umum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

56 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.