Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berdayakan Masyarakat, Perlu Upaya Tambahan untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM

📅 Selasa, 28 Mar 2023, 21:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berdayakan Masyarakat, Perlu Upaya Tambahan untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM Doc: ANTARA/Imamatul Silfia
Ket. Tangkapan layar Kepala LPEM FEB UI Chaikal Nuryakin dalam webinar Akurat.co yang dipantau di Jakarta, Selasa (28/3/2023).

Jakarta - Berdayakan masyarakat, Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) menilai, masih perlu adanya upaya tambahan untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) selain melaluionboardingatau terhubung secara digital.

"Kompetisie-commerceitu sangat tinggi, terutama untuk yang baruonboarding. Jadi,onboardingsaja tidak cukup," kata Kepala LPEM FEB UI Chaikal Nuryakin dalam webinar Akurat.co yang dipantau di Jakarta, Selasa.

Menurut Chaikal, UMKM masih membutuhkan faktor-faktor tambahan untuk bertahan di platform daring, seperti kredibilitas toko, kepercayaan konsumen, dan visibilitas toko.

Untuk itu, dibutuhkan formalitas dan intervensi dari pemerintah untuk mendukung daya saing UMKM di platform digital, misalnya dengan memberikan sertifikasi pemerintah yang diakui platform digital pada usaha dengan kriteria tertentu.

Chaikal juga menyarankan platform digital untuk menunjukkan keberpihakan mereka kepada usaha kecil dan pendatang baru. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menyediakan kemudahan dalam mendapatkan statusseller.

Kedua cara tersebut, lanjut Chaikal, dapat membantu UMKM meningkatkan kredibilitas toko dan kepercayaan konsumen.

Selaine-commerce, Chaikal melihat usaha mikro juga memiliki modal sosial (social capital) berupa jaringan informal, yang disebut sebagaisocial commerce. Mereka memanfaatkan jaringan informal, seperti aplikasi pesan, untuk memperoleh kredibilitas dan kepercayaan konsumen.

Upaya tersebut terlihat pada tren pemanfaatan fitur siaran langsung (live streaming) di media sosial, seperti Instagram dan TikTok, untuk berjualan. Pelaku usaha mikro juga mengoptimalkan WhatsApp Business untuk membangun interaksi dengan konsumen.

Namun, Chaikal mengatakan cara tersebut memiliki kelemahan, yakni pelaku usaha mikro tidak memiliki jaringan untuk mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan.

Untuk mengantisipasi tantangan bagi pelaku UMKM die-commercedansocial commerce, Chaikal merekomendasikan agar adanya dukungan melalui fasilitas platform lokal.

"Mereka dapat didorong juga untuk berjualan di sebuah platform dengan persaingan yang tidak terlalu ketat melalui platform lokal," ujar Chaikal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala tarik tunai Bank ...
    Wa Call Center perihal kendala tarik tunai Bank ...
  • Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng
    Preview komentar:
    Wa Call Center layanan blokir kartu ATM Bank ...
    Wa Call Center layanan Blokir kartu ATM Bank ...
  • Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain
    Preview komentar:
    Wa Call Center layanan buka blokir Ollin by ...
    Wa Call Center layanan buka blokir Ollin by ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

47 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Daerah
Tim SAR Gabungan Temukan Se...
Olahraga
De Zerbi Minta Maaf atas Ke...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.