Putin Akan Menyebarkan Senjata Nuklir Taktis di Belarusia
📅 Minggu, 26 Mar 2023, 18:39 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSemakin lama operasi Russia di Ukraina berlangsung, semakin besar risiko serangan nuklir, ICAN memperingatkan bulan lalu menjelang ulang tahun pertama serangan itu.
Putin mengumumkan bulan lalu Moskow akan menangguhkan keikutsertaannya dalam New START (Strategic Arms Reduction Treaty), perjanjian kontrol senjata terakhir yang tersisa antara dua kekuatan nuklir utama dunia, Russia dan Amerika Serikat (AS).
Kepala NATO, Jens Stoltenberg, mengecam Russia karena menangguhkan perjanjian pembatasan senjata nuklir dengan AS, dengan mengatakan itu menandai berakhirnya arsitektur kontrol senjata Eropa pasca-Perang Dingin.
Pengumuman itu muncul setelah Moskow Agustus lalu menangguhkan inspeksi AS terhadap situs militernya di bawah New START.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pejabat AS telah menyuarakan kekhawatiran bahwa Russia dapat menggunakan senjata nuklir jika merasa terdesak di medan perang dan dapat membuat cerita fiktif untuk membenarkan tindakannya.
Russia telah berbicara tentang dugaan upaya Ukraina untuk meledakkan "bom kotor", yang mendorong penolakan keras dari Ukraina dan teguran tajam dari AS, yang jarang berkomunikasi langsung dengan Moskow untuk memperingatkan terhadap penggunaan nuklir.
Baik ASmaupun Russia, sejauh ini merupakan kekuatan senjata nuklir terbesar, secara resmi memiliki kebijakan untuk tidak menggunakan senjata ultra-destruktif terlebih dahulu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para pejabat Russia telah mengulangi bahwa Russia hanya akan menggunakan senjata nuklir jika menghadapi "ancaman eksistensial", namun definisi ancaman semacam itu tetap tidak jelas.
Tinjauan postur AS baru-baru ini oleh Presiden Joe Biden menyimpulkan bahwa senjata nuklir hanya boleh digunakan dalam "keadaan ekstrem".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!