Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengelola DAS dengan Pendekatan Ekosistem dan Biodiversitas

📅 Senin, 20 Mar 2023, 23:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengelola DAS dengan Pendekatan Ekosistem dan Biodiversitas Doc: antara

Pendekatan melalui kekayaan ekosistem dan biodiversitas menjadi salah satu bagian penting dari solusi berbasis alami dalam pengelolaan lanskap Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah Indonesia.

Pendekatan solusi berbasis alami atau Nature-Based Solution (NBS) merupakan upaya konservasi nilai dan fungsi ekosistem yang mengacu pada keberadaan hutan, lahan basah (wet lands), area riparian, dan elemen lanskap alami lainnya.

"Sebagai bagian dari solusi itu, kita harus melihat kecukupan luas hutan dan lanskap berfungsi hutan dengan mencermati beberapa kriteria seperti memberikan perlindungan terhadap bencana hidrometeorologi dan memiliki nilai konservasi tinggi sebagai bagian dari keanekaragaman hayati," kata Guru Besar Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Universitas Padjadjaran Prof. Chay Asdak, Ph.D., di Jakarta, Senin.

Menurutnya, kriteria lain dari kecukupan luas hutan dan lanskap berfungsi hutan dalam pengelolaan lanskap DAS adalah memiliki kesesuaian dengan kaidah-kaidah konservasi tanah dan air, serta meningkatkan mata pencaharian petani.

"Livelihood ini hal yang penting dalam pengelolaan lanskap karena dalam hal ini permasalahannya bukan soal petani tidak bisa menanam pohon atau menanam teras, namun apa yang mereka akan dapatkan dari mekanisme tersebut," katanya.

Lebih lanjut pakar hidrologi lulusan University of Edinburgh tersebut juga menilai penting terbentuknya kelembagaan pengelolaan sumber daya hutan lokal melalui mekanisme Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) yang andal.

"Aspek kelembagaan menjadi penting karena seperti kita tahu hal ini selalu berkaitan dengan elemen sosial, ekonomi lingkungan, dan tata kelola penegakan hukum. Maka, kelembagaan memastikan sistem yang kita terapkan bisa berjalan baik," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut menurut Prof. Chay menekankan sejumlah rekomendasi pengelolaan lanskap DAS di antaranya mengidentifikasi wilayah rentan untuk dipertahankan sebagai hutan atau agroforestri, mendorong kesepakatan lokal konservasi, dan mempertimbangkan setiap aspek menjadi regulasi dalam bentuk Peraturan Daerah, Peraturan Desa, dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Kita tahu bahwa desa sekarang menjadi penting di tingkat tapak. Karena itu penting sekali apabila konservasi bisa menjadi regulasi," kata Prof. Chay.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.