Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jegal Swiatek, Rybakina Tantang Sabalenka di Final Indian Wells

📅 Sabtu, 18 Mar 2023, 15:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jegal Swiatek, Rybakina Tantang Sabalenka di Final Indian Wells Doc: ANTARA/AFP/JAMIE SQUIRE
Ket. Arsip - Petenis Elena Rybakina dari Kazakhstan melakukan pukulan pengembalian bola saat melawan Clara Burel dari Prancis dalam pertandingan putaran pertama, pada hari kedua US Open di USTA Billie Jean King National Tennis Center, New York, 30 Agustus 2022.

JAKARTA - Elena Rybakina menjegal petenis nomor satu dunia Iga Swiatek, membuat juara bertahan tersebut gagal kembali ke final Indian Wells dengan kemenangan telak 6-2, 6-2 pada semifinal, Jumat waktu setempat atau Sabtu (18/3) WIB.

Rybakina, juara bertahan Wimbledon yang mengalahkan unggulan teratas Swiatek di babak keempat Australian Open dalam perjalanannya ke final, kini memiliki kesempatan untuk membalas Aryna Sabalenka, yang mengalahkannya di Melbourne.

Petenis nomor dua dunia Sabalenka melaju dengan kemenangan 6-2, 6-3 atas unggulan ketujuh petenis Yunani Maria Sakkari.

Rybakina, peringkat 10 dunia, mengalahkan Swiatek sejak gim pembuka, melakukan servis dengan presisi tinggi.

Swiatek, pemenang French dan US Open tahun lalu, tidak memiliki jawaban atas serangan Rybakina, dan menyerah pada set pertama.

Hal itu kembali terulang pada set kedua saat Rybakina melaju untuk memimpin 5-0.

Swiatek, yang setelah pertandingan mengungkapkan bahwa dia merasa "tidak nyaman" di tulang rusuknya, akhirnya berhasil mempertahankan skor menjadi 5-1, dan bangkit untuk mematahkan servis Rybakina.

Namun, kesalahan yang dilakukan Swiatek saat mengejar bola memberi Rybakina match point dan dia mengonversinya dengan percaya diri.

"Saya tidak menyangka bahwa saya akan bermain sebagus itu hari ini," kata Rybakina, seperti disiarkan AFP, Sabtu.

"Mudah-mudahan saya akan bermain seperti ini pada hari Minggu," ujar Rybakina, setelah menggagalkan upaya Swiatek untuk menjadi petenis putri pertama setelah Martina Navratilova pada 1990-91 yang memenangi gelar berturut-turut dalam turnamen yang digelar di gurun California itu.

Swiatek, yang masih berharap untuk mempertahankan gelarnya di Miami Open yang dimulai pekan depan, kecewa tidak bisa mengeksekusi ide pelatihnya untuk menghentikan Rybakina.

"Kami memikirkan Australian Open, kami ingin belajar dari pertandingan itu," ujar Swiatek.

"Saya ingin menggunakan tips-nya dan meningkatkan permainan saya. Tapi saya tidak bisa melakukannya hari ini," imbuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.