Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wow Boleh Juga Gagasannya! Gorontalo Berencana Gelar Hari Hiu Paus Internasional

📅 Kamis, 16 Mar 2023, 23:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wow Boleh Juga Gagasannya! Gorontalo Berencana Gelar Hari Hiu Paus Internasional Doc: istimewa
Ket. Seorang warga memberi makan dua ekor Hiu Paus (Whale Shark) di objek wisata Hiu Paus di Desa Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

Gorontalo - Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo berencana menggelar kegiatan Hari Hiu Paus internasional yang akan dirangkaikan dengan berbagai kegiatan di Provinsi Gorontalo.

"Kegiatan akan dilakukan diantaranya bersih pantai, menyelam terlama untuk meraih MURI, lomba mewarnai hiu paus dan seminar," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Aryanto Husain, di Gorontalo, Kamis (16/3).

Pelaksanaannya, katanya bersifat kolaboratif, artinya bisa berembuk programnya seperti apa, tugas kita seperti apa dan sumber penganggarannya.

Menurut Aryanto, jika kegiatan itu telah menjadi kegiatan tahunan maka berarti dinas pariwisata akan terlibat lebih dalam, namun semuanya membutuhkan persiapan termasuk perencanaan.

"Nanti kami di Dinas Pariwisata akan mencoba memikirkan "side event"seperti apa," ujar nya.

Dia mengatakan pihaknya akan melakukan diskusi dengan berbagai instansi terkait maupun komunitas mengenai kegiatan Hari Hiu Paus internasional itu.

"Seperti apa apakah kita harus segera membenahi kondisi lapangan setempat, pembersihan atau apa yang kurang yang kita bisa cepat lakukan," beber dia.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo sedang merancang konsep Festival Hari Maleo Sedunia atau International Maleo's Day Festival, untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) berbasis masyarakat di desa penyangga Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW).

"Kami menerima berbagai masukan, gagasan, ide, dan pendapat agar kegiatan ini menarik minat wisatawan manca negara dan punya manfaat bagi masyarakat setempat," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo

Menurutnya konservasi maleo (Macrocephalon maleo) sebagai burung endemik Sulawesi dapat dikemas dalam ekowisata, serta dilakukan secara kolaboratif bersama masyarakat dan berbagai pihak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

23 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Menkeu Tegaskan Pemerintah ...
Nasional
PT KAI Telah Menanam 99.785...
Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.