Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Minta Harga Gabah Tidak Jatuh saat Masa Panen

📅 Senin, 13 Mar 2023, 00:02 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Presiden Minta Harga Gabah Tidak Jatuh saat Masa Panen Doc: ISTIMEWA
Ket. Presiden Joko Widodo

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rangkaian kunjungan meninjau Panen Nusantara satu juta hektare di Jawa Tengah dan Jawa Timur pekan lalu meminta jajarannya menjaga harga gabah tidak jatuh saat masa panen berlangsung. Dia pun memerintahkan Bulog untuk menyerap gabah petani sebanyak-banyaknya dengan harga yang menguntungkan petani.

Di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Presiden mengatakan, saat ini di 30 provinsi dan 113 kabupaten di Indonesia sedang berlangsung panen raya. Sebab itu, pemerintah harus terus memantau harga gabah dan beras. Harga yang diterima petani tegas Jokowi tidak boleh lebih rendah dari biaya produksi yang petani keluarkan agar mereka tetap mendapat untung.

"Ini panen raya kalau tidak dijaga harganya pasti jatuh, baik gabah maupun beras. Bagi pemerintah memang sulit menyeimbangkan, harga di petani harus wajar, artinya dapat keuntungan, harga di pedagang wajar, artinya pedagang dapat keuntungan, harga di konsumen juga wajar. Mencari keseimbangan seperti itu yang tidak gampang," kata Presiden.

Maksimalkan Penyerapan

Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP), Said Abdullah, yang diminta pendapatnya berharap Bulog bisa mengoptimalkan penyerapan pada masa panen raya ini. Optimalisasi itu akan menentukan capaian target Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengenai besaran Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras pada 2023 sebesar 1-1,5 juta ton.

Pengalaman tahun lalu, kata Said, Bulog sebenarnya hanya punya kemampuan menyerap beras dari produksi petani tidak lebih dari 5 persen dan selama ini paling tinggi hanya 8 persen. Dengan kemampuan seperti itu, harus ekstra keras jika ingin melakukan operasi pasar seperti yang ditargetkan. "Hitungan kasarnya Bulog harus mampu melakukan penyerapan di atas 10 persen dari total produksi," jelas Said.

Secara terpisah, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU), Tavi Supriana, berharap panen raya padi satu juta hektare saat ini dapat memenuhi kebutuhan beras nasional. Berdasarkan prognosa Badan Pusat Statistik (BPS), luas panen padi pada Februari 2023 mencapai 1,4 juta hektare dan puncaknya berlangsung pada Maret-April 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.