Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Prestasi dalam Penanganan Covid-19, Pemkot Medan Masuk Nominasi PPKM Award 2023

📅 Sabtu, 11 Mar 2023, 01:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prestasi dalam Penanganan Covid-19, Pemkot Medan Masuk Nominasi PPKM Award 2023 Doc: ANTARA/HO
Ket. Ilustrasi: Wali Kota Medan Bobby Nasution akan berkantor di kantor kecamatan zona merah saat di posko Covid-19, Medan, Sumut, Senin (16/8/2021).

Medan - Berkat kerja keras banyak pihak, Pemerintah Kota (Pemkot) Medan masuk nominasi penerima PPKM Award 2023 yang akan diberikan oleh pemerintah pusat atas pengendalian pandemi Covid-19.

"Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mengendalikan pandemi hampir tiga tahun," ucap Wali Kota Medan Bobby Nasution usai wawancara PPKM Award 2023 di Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat.

Kota Medan, lanjut dia, pernah berada di Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang membatasi seluruh kegiatan masyarakat.

Wali kota menyebut lebih 50 titik di ibu kota Provinsi Sumut diberlakukan PPKM, termasuk lampu jalan dimatikan saat malam hari guna mencegah penyebaran Covid-19.

"Meski begitukami membiarkan masyarakat melakukan berbagai aktivitas pada jam-jam padat mobilitas dengan tetap menerapkan prokes (protokol kesehatan)," katanya.

Selain itu, lanjut dia, Pemkot Medan juga melakukan pembatasan jumlah pengunjung di tempat-tempat kegiatan bisnis di wilayah itu.

Laporan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Medan pada Kamis (9/3), total terkonfirmasi Covid-19 mencapai77.672orang, terdiri dari yang sembuh76.607orang, dirawat lima orang, dan meninggal 1.060 orang.

"Untuk membantu pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) supaya bertahan di masa pandemi, maka kami mengajak mereka masuk e-katalog Pemkot Medan," kataBobby.

Kemudian meningkatkan koordinasi Pemkot Medan dan Pemprov Sumut mengatasi Covid-19 dengan menerbitkan 31 peraturan daerah (perda) yang merupakan aturan turunan Kemendagri dan Gubernur Sumut.

Wali kota juga menyampaikan Pemkot Medan mengizinkan sekolah melakukan pembelajaran tatap muka dengan syarat jumlah atau capaian vaksinasi di sekolah tersebut tinggi.

"Selain mewajibkan vaksinasi, kita mengimbau menerapkan Satgas sekolah agar tidak terjadi penyebaran Covid-19. Satgas ini juga berasal dari kelurahan dan puskesmas," paparnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

19 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.