Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangga Kencana Harus Seiring dengan Penurunan 'Stunting'

📅 Rabu, 08 Mar 2023, 01:20 WIB | Oleh:
Bangga Kencana Harus Seiring dengan Penurunan 'Stunting' Doc: Koran Jakarta/Muhamad Marup
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengharapkan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) harus terintegrasi penurunan stunting. Menurutnya, kedua program tersebut menjadi acuan dasar untuk keberhasilan Siklus Pembangunan Manusia.

"Sangat tepat apabila program Bangga Kencana terintegrasi dengan percepatan penurunan stunting di seluruh daerah," ujar Muhadjir dalam Rapat Koordinasi Teknis Kemitraan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting, di Jakarta, Selasa (7/3).

Menurut Muhadjir, pembangunan manusia indonesia sekarang ini tidak dapat dilakukan secara terpisah-pisah. Pelaksanaannya harus berkelanjutan mulai dari sektor yang paling hulu yaitu 1000 hari pertama kehidupan hingga sektor yang paling hilir masyarakat lansia.

Dia menyebut, pembangunan keluarga merupakan suatu upaya untuk mewujudkan keluarga berkualitas melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga. Sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

"Jadi semua masyarakat wajib memperhatikan 1000 hari pertama kehidupan jangan ada yang terlewat. Kalau ini sudah menjadi gerakan, maka insya allah kita bisa betul-betul mengentaskan stunting," terangnya.

Keluarga Berkualitas

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, menerangkan pihaknya telah mengeluarkan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana atau biasa disingkat dengan Bangga Kencana. Program Bangga Kencana menjadikan keluarga sebagai sandaran pembangunan serta berfokus mewujudkan keluarga yang berkualitas.

"Program Bangga Kencana, memiliki sasaran yang selaras dengan Human Capital Investment, dimana nilai-nilai keluarga, masyarakat, kesehatan, pendidikan dan perlindungan sosial menjadi sandaran untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas," katanya.

Dia menyebut, keluarga menjadi kunci keberhasilan terciptanya generasi yang sehat dan produktif. Menurutnya, pemberian ASI Eksklusif serta Pemberian Makanan Tambahan sangat penting diterapkan. "Kita terus mengedukasi kepada para ibu-ibu untuk memberikan ASI eksklusif kepada bayinya di enam bulan pertama," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.