Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Segera Surut, Sejumlah Desa di Kabupaten Sambas Banjir Sebabkan Warga Mengungsi

📅 Minggu, 05 Mar 2023, 22:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Segera Surut, Sejumlah Desa di Kabupaten Sambas Banjir Sebabkan Warga Mengungsi Doc: ANTARA/Diki
Ket. Masyarakat Desa Sendoyan, Kabupaten Sambas, Kalbar, Ahad (5/3/2023) melintas di jalan mengunakan sampan karena banjir.

Pontianak - Semoga segera surut. Sejumlah desa di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat sejak beberapa hari ini mengalami banjir hingga masuk ke rumah warga karena faktor curah hujan yang cukup tinggi dan ada beberapa kepala keluarga harus terpaksa mengungsi ke tempat lebih tinggi.

"Hampir semua wilayah di Jawai terkena banjir selama tiga hari terakhir sehingga warga setempat harus mengungsi dan bantuan juga sudah diberikan, salah satunya di Desa Nyirih Pelempaan, " kataJawai Helin, warga Sambas saat dihubungi dari Pontianak, Ahad.

Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang dengan wilayah yang terdampak di Kabupaten Sambas seperti Kecamatan Jawai, Desa Rambayan, dan Desa Beringin.

"Sebagian besar jalan raya terkena banjir sehingga menghambat aktivitas masyarakat setempat khususnya di pasar," katanya.

Curah hujan yang cukup tinggi penyebab meningkatnya volume aliran sungai sehingga aktivitas masyarakat setempat terhambat karena banjir.

"Banjir sudah terjadi selama tiga hari dan masuk ke rumah, ada sebagian masyarakat yang sudah ke tempat pengungsian" kata wargasSambas lainnya,Rambayan, Ulfa.

Hal yang sama juga terjadi di Desa Beringin, di mana sebagian besar rumah warga terendam banjir karena berada di wilayah daratan rendah.

"Banjir terjadi di Dusun Salwa Desa Beringin, untuk sementara belum ada yang mengungsi dan tinggal di rumah masing-masing," kata warga Beringin, Wati.

Sebelumnya, Bupati Sambas, Satono telah turun langsung ke sejumlah desa di Kabupaten Sambas untuk melihat kondisi warga yang terdampak bencana banjir seperti di Desa Lubuk Dagang, Kecamatan Sambas. Terdapat 412 rumah warga masyarakat yang terdampak banjir. Untuk di Kabupaten Sambas jumlah desa yang terdampak banjir tengah didata.

"Kepala Desa sudah saya minta untuk mendata berapa jumlah keseluruhan rumah tangga yang menjadi korban banjir. Melalui BPBD akan kita bantu, karena mereka yang jadi korban banjir sebagian besar tidak bisa mencari rezeki," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.