Peraih Nobel Perdamaian Asal Belarus Dihukum 10 Tahun Penjara
📅 Minggu, 05 Mar 2023, 17:53 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Istimewa
MINSK - Pengadilan Belarus pada akhir pekan lalu telah menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara bagi peraih Penghargaan Nobel Perdamaian, Ales Bialiatski.
"Media milik negara melaporkan mengenai hukumannya pada Jumat (3/3). Organisasi HAM Spring yang didirikan oleh Bialiatski, juga mengkonfirmasikan putusan tersebut," lapor kantor berita NHK, Sabtu (4/3).
Aktivis hak asasi manusia (HAM) Belarus itu telah ditahan sejak 2021, ketika otoritas meningkatkan tindakan kerasnya bagi pengunjuk rasa menyusul pemilu presiden 2020.
Bialiatski didakwa pada November lalu. Dakwaannya tersebut termasuk melibatkan warga dalam kegiatan yang menganggu ketertiban umum.
Penghargaan Nobel Perdamaian 2022 dianugerahkan secara bersama untuk Bialiatski serta organisasi HAM dari Rusia dan Ukraina.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, ia tidak dapat menghadiri upacara penganugerahan Desember lalu itu karena sudah berada di penjara atas tuduhan lainnya.
Bialiatski bekerja untuk mengungkap pelanggaran HAM yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden Alexander Lukashenko. NHK/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!