Para Ibu Disarankan Tetap Tenang Saat Anak Demam
📅 Kamis, 02 Mar 2023, 20:26 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Kesehatan anak menjadi salah satu hal yang sangat diperhatikan oleh orang tua, terutama bagi sang Ibu. Ketika anak sakit demam misalnya, sang ibu tentu saja akan merasa khawatir akan keadaan tersebut.
Psikolog Anak dan Keluarga, Samanta Elsener, menjelaskan lebih jauh bahwa kondisi psikologis seorang ibu ketika anaknya sakit demam berbeda-beda. Kondisi psikologis ibu ketika sang anak sakit bergantung pada umur sang anak.
Semakin dini usia anak, seperti usia anak satu hingga lima tahun, maka rasa khawatir dan panik yang dialami seorang ibu akan lebih besar. Sedangkan ketika anak sudah lebih besar atau berusia di atas lima tahun, ibu sudah lebih bisa menenangkan diri dalam menghadapi kondisi anak sakit.
"Hal ini karena sang ibu sudah punya pengalaman, sehingga lebih tenang dan bisa langsung mengambil langkah atau solusi," ujar dia dalam konferensi pers kampanye berjudul#UbahKelamJadiKalem di Jakarta Rabu (1/3).
Rasa khawatir yang dialami para ibu mendorong Proris meluncurkan kampanye bertajuk#UbahKelamJadiKalem. Kampanye ini diharapkan dapat memberi dukungan kepada mereka yang merasa khawatir, gelisah ketika anak sakit demam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Samanta mengatakan, rasa panik yang dialami para ibu merupakan hal wajar. Namun, penting bagi para Ibu untuk bisa mengendalikan rasa panik itu agar bisa menangani sakit pada anak dengan baik. Karena jika sang ibu khawatir dan panik, anak akan turut panik sehingga jadi tidak tenang dan akan malah memperburuk keadaan sang anak yang sedang sakit.
"Setelah menenangkan diri, sang Ibu harus segera memeriksa keadaan kesehatan sang anak dan memberikan pertolongan pertama seperti memberikan obat demam," ujar Samanta.
Brand Executive ProrisElvira Darmadi menyebutkan bahwa Proris sangat memahami kekhawatiran para ibu ketika anaknya sakit. Melalui kampanye #UbahKelamJadiKalem, Proris berharap bisa memberikan dukungan penuh kepada mereka agar bisa mengatasi kekhawatiran mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami memahami apa yang dirasakan seorang ibu saat anaknya sakit. Semua tentunya terasa kelam. Karena itulah kami berkomitmen untuk mengubah kelam yang dirasakan menjadi kalem," ucapnya.
Elvira mengungkapkan, peluncuran kampanye tersebut merupakan upaya Proris dalam mendekatkan diri dengan para ibu melaluiProMoms (Proris-Moms) Community. Dalam platform ini, terdapat berbagai informasi dan edukasi untuk mengatasi rasa khawatir sehingga mampu menangani sakit demam yang dialami anak dengan lebih baik.
Ia menjelaskan, Proris sebagai merek obat penurun panas anak, selama ini merupakan partner terpercaya saatProMomskhawatir karena si kecil sakit demam. Dengan kandungan ibuprofen, Proris memilikitriple actionyaitu untuk mengatasi demam, pereda nyeri dan anti radang pada si kecil, serta rasa jeruk yang manis sehingga disukai oleh anak-anak.
"Proris juga memiliki durasi kerja hingga 8 Jam yang akan membuat anak bisa beristirahat dengan nyaman. Kemasan Proris juga disertai oleh BUD (Beyond used date), yang mengingatkanProMomskapan batas penggunaan obat setelah kemasan dibuka," ungkap Elvira.
Tiga Brand Ambassador
Dalam peluncuran kampanye#UbahKelamJadiKalem, Proris juga mengumumkantiga Brand Ambassadorsekaligus. Mereka adalahpublic figuresekaligus seorang Ibu yaituSandra Dewi, Donita,sertaAnissa Azizayang tentunya memahami betul apa yang dirasakan seorang Ibu ketika anaknya sakit.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!