Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jangan Pamer Kekayaan, Presiden Jokowi Minta ASN untuk Membangun Kebersamaan Bersama Rakyat

📅 Kamis, 02 Mar 2023, 17:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Pamer Kekayaan, Presiden Jokowi Minta ASN untuk Membangun Kebersamaan Bersama Rakyat Doc: ANTARA/Indra Arief Pribadi
Ket. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Anas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/3/2023).

Jakarta - Jangan pamer kekayaan. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Anas mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kementerian/lembaga dan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk membangun kebersamaan bersama rakyat.

"Bapak Presiden sangat tegas tadi memberikan arahan kepada kementerian/lembaga dan ASN untuk lebih memahami, membangun kebersamaan bersama rakyat," kata Azwar setelah sidang kabinet paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.

Azwar mengatakan Presiden Jokowi juga meminta agar para ASN bersikap melayani kepada rakyat, peka dengan permasalahan masyarakat, serta tidak pamer kekuasaan atau harta, termasuk di media sosial.

"Arahan Presiden sudah jelas nanti kita akan menyampaikan arahan Presiden (ke seluruh ASN) tahun ini," kata Azwar.

Dalam pengantarnya di sidang kabinet paripurna, Senin, Presiden Jokowi menyoroti kasus penganiayaan dan pamer harta serta kuasa yang dilakukan anak mantan pejabat Ditjen Pejak Kementerian Keuangan Rafael Alun Trisambodo (RAT).

"Dari komentar-komentar yang saya baca baik di lapangan maupun di media sosial karena peristiwa di pajak dan di Bea Cukai, saya tahu betul, mengikuti kekecewaan masyarakat terhadap aparat kita," kata Presiden Jokowi.

Dia lalu menyampaikan bahwa hal itu wajar menuai kekecewaan rakyat.

"Karena pelayanannya dianggap tidak baik, kemudian perilaku aparatnya jumawa dan pamer kuasa, kemudian pamer kekayaan, hedonis," ujarnya.

Presiden meminta kementerian dan lembaga mendisiplinkan aparatur di bawahnya. Termasuk juga Polri, Kejaksaan Agung dan aparatur hukum lainnya.

"Sekali lagi saya ingin tekankan, jangan pamer kekuasaan, jangan pamer kekayaan, apalagi sampe dipajang-pajang di Instagram, di media sosial," tegasnya.

Jangan sampai, kata Presiden, aparat pemerintah memberikan pelayanan yang tidak baik, apalagi disertai dengan perilaku yang kerap arogan dan pamer kekuasaan serta pamer harta.

"Dan hati-hati tidak hanya urusan pajak dan bea cukai, ada kepolisian dan juga aparat hukum lainnya, ada birokrasi yang lainnya," ujar Presiden Jokowi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.