Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Karangetang Terpantau Terus Keluarkan Guguran Lava Pijar

📅 Kamis, 02 Mar 2023, 14:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Karangetang Terpantau Terus Keluarkan Guguran Lava Pijar Doc: antarafoto
Ket. Gunung Karangetang keluarkan lava pijar

KABUPATEN KEPULAUAN SITARO - Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Yudia P Tatipang mengatakan, guguran lava pijar terus terpantau sejak erupsi awal 8 Februari 2023 lalu.

"Hingga kini masih terpantau dengan jarak luncuran yang bervariasi hingga 2.000 meter," sebut Yudia di Manado, Kamis (2/3).

Dia menyebutkan tipe erupsi gunung setinggi 1.784 meter di atas permukaan laut tersebut adalah efusif bukan eksplosif seperti gunung api lainnya, yang ditampakkan dengan leleran lava yang keluar dari puncak kawah.

"Dampak yang paling bahaya dari guguran lava pijar ini adalah ketika terjadi penumpukan material. Ini bisa berubah menjadi awan panas guguran," jelasnya.

Bila awan panas guguran itu terjadi, kata dia, maka permukiman penduduk yang ada di sekitar kali akan ikut terdampak akibat suhu dan luncuran lava yang begitu cepat dan jauh karena lereng curam.

"Kami terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi teknis terkait mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi," ujarnya.

Data Pos Gunung Api Karangetang, hingga pukul 06.00 WITA tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 2-20 milimeter, dominan empat milimeter, sementara seismik didominasi gempa guguran dan noise angin. Sedangkan status Gunung Karangetang hingga saat ini masih siaga level III.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM berharap warga memperhatikan rekomendasi yang diberikan.

Masyarakat, pengunjung, wisatawan atau pendaki tidak diperbolehkan beraktivitas dan mendekati area dalam radius 2,5 kilometer dari kawah Utama serta 3,5 kilometer pada sektor selatan dan tenggara.

Warga di sekitar Gunung Karangetang juga diharapkan tetap tenang, tidak terpancing isu-isu erupsi, serta senantiasa mengikuti arahan dari BPBD Provinsi Sulawesi Utara dan BPBD Kabupaten Sitaro.

Pada musim hujan masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang mewaspadai bahaya sekunder berupa ancaman aliran lahar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.