Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Bencana Alam, Kurikulum Kebencanaan Bagian Penting dari Upaya Mitigasi

📅 Kamis, 02 Mar 2023, 17:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Bencana Alam, Kurikulum Kebencanaan Bagian Penting dari Upaya Mitigasi Doc: ANTARA/HO-Humas Kemenko PMK
Ket. Menko PMK Muhadjir Effendy pada acara Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana 2023, di Jakarta (2/3/2023).

Jakarta - Antisipasi bencana alam, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan kurikulum pendidikan kebencanaan merupakan bagian penting dari upaya pengurangan risiko bencana atau mitigasi.

"Kurikulum pendidikan kebencanaan merupakan bagian penting dari mitigasi bencana," kata Muhadjir Effendy usai acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana 2023, di Jakarta, Kamis.

Terkait hal itu, Menko PMK mengatakan pemerintah akan meningkatkan kurikulum kebencanaan yang saat ini sudah mulai berjalan di sekolah.

"Pelaksanaannya akan terus ditingkatkan guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai mitigasi bencana," katanya.

Muhadjir Effendy menambahkan, kurikulum pendidikan kebencanaan akan disesuaikan dengan karakteristik kebencanaan dan kebutuhan di masing-masing daerah.

"Dengan demikian bisa jadi pendidikan kebencanaan yang diberikan tidak seragam di seluruh Indonesia, karena akan disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, dan karakteristik kebencanaan serta di sesuaikan dengan kearifan lokal masing-masing daerah," katanya.

Pemerintah, kata dia, berharap generasi muda akan memiliki pemahaman serta wawasan yang luas mengenai mitigasi bencana.

Sementara itu, akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Dr Indra Permanajati mengatakan masyarakat memiliki peran penting dalam program mitigasi bencana guna mengurangi dampak risiko yang mungkin ditimbulkan.

Koordinator bencana geologi Pusat Mitigasi Unsoed itu mencontohkan, masyarakat dapat berperan untuk tidak membuang sampah sembarangan khususnya ke area sungai, ikut serta membersihkan sungai, menanam pohon untuk menambah suplai air ke bawah permukaan tanah, membuat sumur-sumur resapan, hingga membuat dan membersihkan drainase secara rutin supaya aliran air lancar.

Karena itu, menurutnya edukasi dan sosialisasi mengenai mitigasi bencana harus terus digaungkan di tengah masyarakat guna mengingatkan pentingnya mitigasi dan budaya sadar bencana.

"Bahkan, edukasi bisa dilakukan sejak dini dengan memasukkan ke dalam kurikulum pendidikan dasar, menengah dan perguruan tinggi," demikian Indra Permanajati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.