Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPSDMP Siapkan Operator Kereta Cepat Jakarta Bandung

📅 Jumat, 24 Feb 2023, 17:14 WIB | Oleh:
BPSDMP Siapkan Operator Kereta Cepat Jakarta Bandung Doc: Istimewa.
Ket. Penandatangan kerja sama antara Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dan High Speed Railway Contractor Consortium (HSRCC).

JAKARTA - Dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia Transportasi pada Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung, Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) tengah menyiapkan operator yang akan mengoperasikan sarana tersebut.

Hal ini disepakati dengan melakukan kerja sama tiga pihak antara Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun dengan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dan High Speed Railway Contractor Consortium (HSRCC) - Project Team China Railway International co., ltd (CRIC), untuk Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia di Bidang Perkeretaapian.

Kerja sama tersebut dituangkan dalan Perjanjian Kerja Sama yang ditandatangani oleh perwakilan tiga pihak yaitu Direktur PPI Madiun, Yuwono Wiarco, Direktur Utama PT. KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi, Direktur Keuangan PT. KCIC, Zhang Chao, dan Project Director HSRCC - Project Team CRIC, Xin Xuezhong, disaksikan langsung oleh Kepala BPSDMP, Djoko Sasono.

Dalam sambutannya Djoko mengungkapkan kerja sama ini menjadi satu momen untuk bersama-sama meneguhkan hati untuk membangun masa depan transportasi khususnya perkeretaapian Indonesia.

"Baru saja kita menyaksikan penandatanganan kerja sama tentunya ini satu hal yang patut kita syukuri dan kita menjadikan ini keteguhan hati kita, ketetapan untuk membangun perkeretaapian di masa yang akan datang. Karena Kereta Api Cepat Jakarta Bandung merupakan satu yang Indonesia perlu memang miliki, karena sudah demikian berkembangnya pilihan-pilihan teknologi berada di sekitar kita," katanya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/2).

Karena itu, tambahnya, untuk mewujudkan masa depan Perkeretaapian Indonesia, ia menambahkan perlunya SDM yang kompeten, sehingga kerja sama tiga pihak ini perlu segera diimplementasikan.

"Teknologi tidak bisa serta merta beroperasi tanpa SDM, sehingga kegiatan ini memberikan makna secara bersama sama kita mengorbitkan mimpi besar menjadi suatu realitas, dengan kerjasama tadi tentunya sekarang kita semua mengawal agar implementasi rencana yang telah disusun dapat segera dilaksanakan," kata Djoko.

Nantinya, katanya, pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan di PPI Madiun, akan diberikan pengetahuan, keterampilan, keahlian dan teknologi kereta api cepat yang disampaikan langsung oleh narasumber dari Southwest Jiaotong University dan Tianjin Railways Technical and Vocational College.

"Besar harapan saya melalui kerja sama ini PPI Madiun menjadi satu center of Excellence untuk perkeretaapian di Indonesia," ucapnya.

Senada dengan hal tersebut di atas, Direktur Utama PT. KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi mengungkapkan bahwa pendidikan dan pelatihan di bidang High Speed Railway (HSR) ini merupakan faktor penting untuk berjalannya Kereta Api Cepat Jakarta Bandung (KCJB). SDM hasil dari pendidikan dan pelatihan inilah yang nantinya akan meneruskan tongkat estafet operasional Kerata Api Cepat di Indonesia.

"Terkait dengan training HSR, hal ini menjadi faktor penting walaupun dalam perkembangannya pada tahun pertama KCJB akan dioperasikan oleh konsorsium yaitu PT KAI dan China Road and Bridge Corporation karena memang dari pemerintah Tiongkok concern terhadap masalah safety sehingga mereka ingin memastikan di tahun pertama ini harus excellent operasional dan safetynya sehingga ada semacam mandatory untuk tahun pertama seperti juga di negara-negara lain yang menggunakan teknologi Kereta Api Cepat Tiongkok seperti Mekah dan Madinah, itu sebagai operator diambil dari CRBC, namun dalam prosesnya nanti akan ada fase handover harus dilakukan ke PT KCIC yang akan menjadi operator dan akan menghandle penuh," ungkapnya.

Sehingga, Dwiyana menambahkan bahwa pihaknya dalam masa setahun ini akan ada dua kegiatan sekaligus yaitu kontrak dengan konsorsium dan menyiapkan SDM untuk nantinya melakukan handover.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

22 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.