Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Sasar 31 Fasilitas Publik Pengguna Listrik Tenaga Surya

📅 Rabu, 22 Feb 2023, 13:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov DKI Sasar 31 Fasilitas Publik Pengguna Listrik Tenaga Surya Doc: antarafoto
Ket. Ilustrasi penggunaan listrik di DKI Jakarta

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyasar sebanyak 31 fasilitas publik di Ibu Kota sebagai pengguna listrik bertenaga surya untuk mendukung efisiensi energi dan ramah lingkungan pada 2023.

"Fasilitas publik itu di antaranya sekolah di lima wilayah DKI," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Andri Yansyah di Jakarta, Rabu (22/2).

Ia merinci sebanyak 10 sekolah di DKI yakni masing-masing dua sekolah di Jakarta, Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Seluruh pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) itu diperkirakan mampu menghasilkan kapasitas listrik sekitar 20 kilowatt per jam.

Selain sekolah, 21 fasilitas publik lain yang akan menggunakan listrik tenaga surya yakni sebanyak 12 puskesmas, kantor kecamatan (3), gelanggang olahraga/GOR (3), gedung satuan kerja perangkat daerah/SKPD (3) dengan total kapasitas mencapai 55 kilowatt per jam.

Penggunaan listrik tenaga surya pada 2023 itu merupakan bentuk ekspansi Pemprov DKI untuk mendukung energi ramah lingkungan.

Andri menambahkan pada 2010-2019, Pemprov DKI sudah membangun listrik tenaga surya di 10 lokasi di antaranya sekolah, Balai Kota Jakarta Blok G, gedung Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Gulkarmat (Gulkarmat) DKI.

Kemudian pada 2019 dibangun di 92 lokasi sekolah, selanjutnya pada 2021 dilakukan pemasangan panel surya di empat lokasi bersamaan dengan renovasi sekolah oleh Dinas Pendidikan DKI.

Sedangkan pada 2022 dilakukan pemasangan listrik tenaga surya di 30 lokasi, 13 di antaranya berlokasi di sekolah.

Hingga saat ini, Pemprov DKI Jakarta sudah memasang tenaga listrik di 136 lokasi dengan kapasitas 3,2 megawatt.

Sementara itu, berdasarkan data Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, jumlah pelanggan listrik pada 2021 mencapai 4,9 juta atau naik dibandingkan 2020 mencapai 4,7 juta.

Sedangkan jumlah daya terjual menurut tarif dan cabang pada 2020 mencapai 32,1 juta kilowatt per jam (kwh), atau melonjak dibandingkan 2019 mencapai 4,5 juta kwh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.