Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Para Peternak Sapi Dapat Bantuan

📅 Selasa, 21 Feb 2023, 01:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Para Peternak Sapi Dapat Bantuan Doc: ANTARA/HO/Pemkot Bogor
Ket. Wakil Wali Kota Bogor Dedie Abdul Rachim (kedua dari kiri) saat memberikan ganti rugi secara simbolis kepada peternak sapi yang sempat terdampak wabah PMK di Kantor DKPP Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (16/2/2023).

Kota Bogor - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, menyebutkan 38 peternak sapi yang mendapatkan bantuan sebanyak Rp10 juta per orang telah melalui verifikasi agar data dari Kementerian Pertanian (Kementan) dengan dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) setempat.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie Abdul Rachim di Kota Bogor, Senin, mengatakan bahwa sebanyak Rp1,050 miliar ganti rugi dari Kementan kepada 38 peternak sapi Kota Bogor karena 105 ekor ternak mereka terdampak wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada tahun 2022.

"Jadi, ada yang mengajukan langsung (peternak), ada yang melalui verifikasi oleh DKPP. Itu agar dana yang disalurkan sesuai dengan data di pemerintah pusat dan daerah," kata Dedie.

Menurut dia, wabah PMK pada bulan Maret 2022 terhadap hewan ternak yang melanda Indonesia sejak Maret tahun lalu, juga cukup berat dirasakan peternak dan pedagang sapi di Kota Bogor.

Ia menilai Kota Bogor cukup cepat berstatus zero kasus PMK pada tahun lalu dengan pengetatan akses masuk kiriman sapi dari luar daerah dan menyegerakan vaksinasi PMK.

Meski demikian, lanjut dia, uang tunai ganti rugi dari pemerintah pusat membuat para petani yang mengalami kerugian hingga ratusan juta hingga miliaran rupiah, kini bisa bangkit kembali.

"Jadi, uang ganti rugi sangat bermanfaat bagi peternak. Tinggal bagaimana pengawasan ke depan agar tidak ada sapi yang terkena PMK kembali," kata Dedie.

Dedie menekankan bahwa distribusi hewan ternak yang tinggal 1 bulan lagi menjelang Ramadan 1444 Hijriah perlu lebih ketat dari tahun sebelumnya.

Pedagang dan DKPP, kata dia, wajib memantau kesehatan hewan sebelum datang ke Kota Bogor sekaligus memastikan hewan yang berada di dalam Kota Bogor mendapatkan vaksinasi PMK.

"Kami berharapsapi dari luar tidak bawa penyakit, sementara sapi dari dalam Kota Bogor tidak menularkan. DKPP sudah harus mulai mengawasi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.