Bisnis Limbah Fesyen, Bagian dari Perjuangan Lindungi Lingkungan
📅 Selasa, 21 Feb 2023, 20:01 WIB | Oleh: Ilham SudrajatIa mempelajari teknik tersebut dari sepupunya, Dina Midiani, seorang perancang busana senior yang dikenal sering membuat produk dengan kain sisa. Teknik rumit yang melibatkan pelapisan kain dan kemudian memotongnya dengan hati-hati untuk menciptakan tekstur yang compang-camping ini memungkinkan Hana dan timnya memanipulasi banyak jenis kain, seperti katun, poliester-katun, sifon, dan denim.
Beberapa merek fesyen ternama di Indonesia, seperti Purana, SukkhaCitta dan (X)SML, kini telah bekerja sama dengan Threadpeutic untuk mendonasikan kain sisa mereka. Sebuah hotel bahkan menyumbangkan seprai lama mereka untuk diolah kembali. VoA/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!