Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Jokowi Minta Basarnas Miliki Peralatan Canggih

📅 Kamis, 16 Feb 2023, 11:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Jokowi Minta Basarnas Miliki Peralatan Canggih Doc: ANTARA/Mentari Dwi Gayati
Ket. Presiden Jokowi memberikan sambutan Raker Basarnas di Kantor Pusat Basarnas Jakarta, Kamis (16/2/2023).

JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta agar Basarnas dapat memiliki sejumlah peralatan berteknologi mutakhir untuk mempercepat pencarian dan pertolongan orang saat terjadi bencana.

Presiden menilai masih banyak peralatan yang harus dimiliki oleh Basarnas, salah satunya penyelamatan dengan "drone" atau "drone rescue".

"Penggunaan teknologi untuk mempercepat pencarian dan pertolongan ini sangat penting meski tadi diterangkan beberapa peralatan yang sudah kita miliki, tetapi menurut saya masih banyak yang harus dimiliki oleh Basarnas, misalnya 'drone rescue'. Tadi saya lihat dronenya, tapi drone yang untuk evakuasi orang kita belum memiliki. Benar ? Belum," kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan Raker Basarnas di Kantor Pusat Basarnas Jakarta, Kamis (16/2).

Selain "drone rescue", Presiden menyebutkan peralatan lainnya yang dinilai efektif dalam pertolongan dan pencarian korban bencana, seperti robot ular "snake robot" yang sudah digunakan di Amerika Serikat dan Jepang.

Kemudian, Kepala Negara juga menekankan pentingnya alat "robot diver" untuk mencari korban di kedalaman lebih dari 1.000 meter.

"Untuk efektivitas pertolongan dan pencarian mencapai kedalaman yang sampai lebih dari 1.000 meter, lebih dari satu kilometer, ada 'robot diver' yang orangnya tidak nyelam tapi robotnya yang suruh nyelam. Hal-hal seperti ini yang Basarnas harus segera memiliki," kata Presiden.

Kepala Negara pun juga menyingung teknologi yang menyerupai "Iron Man", yakni dengan "jet suit" yang digunakan untuk mencari korban di ketinggian hingga 3.600 meter.

Jokowi pun meminta agar Basarnas dapat mengajukan anggaran kepada Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) untuk pengadaan alat tersebut.

Menurut Presiden, penggunaan alat tersebut selain untuk mempercepat pencarian dan pertolongan, juta untuk memproteksi personel-personel tim SAR, yakni Basarnas.

"Saya enggak tau anggarannya ada atau enggak ada. Kalau enggak ada tentunya segera diajukan nanti Pak Menko PMK tolong dicatat, Menteri Seskab, Pak nanti dibantu Basarnas untuk memiliki peralatan yang tadi saya sampaikan," katanya.

Dalam Raker Basarnas sekaligus memperingati HUT ke-51 Basarnas, Presiden Jokowi hadir didampingi Menko PMK Muhadjir Effendy dan Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.