Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Tetap Pertahankan Dialog dengan Tiongkok Meski Hubungan Retak

📅 Kamis, 16 Feb 2023, 11:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Tetap Pertahankan Dialog dengan Tiongkok Meski Hubungan Retak Doc: usembassy.gov
Ket. Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman.

WASHINGTON - Amerika Serikat akan bekerja mempertahankan jalur komunikasi dengan Tiongkok meski ada keretakan hubungan terkait dugaan 'balon mata-mata', kata seorang diplomat tinggi AS, Rabu (15/2).

AS dan Tiongkok "tidak pernah berhenti berkomunikasi dan berusaha untuk memahami satu sama lain" meskipun kunjungan Menteri Luar Negeri Antony Blinken bulan ini dibatalkan, kata Wakil Menlu AS Wendy Sherman.

"Kami telah, kami sedang dan akan mempertahankan jalur komunikasi terbuka dengan RRT sehingga kami dapat mengelola persaingan antar-negara kami secara bertanggung jawab," kata Sherman, menggunakan akronim dari Republik Rakyat Tiongkok.

"Kami tidak melihat adanya konflik dengan RRT. Kami percaya pada kekuatan diplomasi untuk mencegah salah perhitungan yang dapat menimbulkan konflik," ujarnya dalam pidato di Brookings Institution.

Mengacu pada pembicaraan di antara para politisi AS untuk mengeluarkan AS dari ekonomi Tiongkok, Sherman berkata, "Kami tidak berbicara tentang pemisahan di mana pun. Menghilangkan risiko di tempat yang masuk akal, tentu saja."

Dia mengatakan, bagaimanapun, Amerika Serikat akan tetap khawatir dengan Tiongkok termasuk hak asasi manusia di Hong Kong, Tibet dan Xinjiang, penggunaan "paksaan ekonomi" dan "perilaku yang mengancam" terhadap Taiwan.

Sherman, dalam menanggapi sebuah pertanyaan, menolak mengatakan apakah Blinken akan bertemu dengan pemimpin kebijakan luar negeri Tiongkok Wang Yi akhir pekan ini ketika keduanya menghadiri Konferensi Keamanan Munich.

Tetapi Sherman mengindikasikan bahwa perjalanan Blinken ke Tiongkok ditunda, bukan dibatalkan. "Kami berharap untuk mengembalikannya sesuai jadwal."

Presiden AS Joe Biden memerintahkan penembakan balon udara setelah melintasi wilayah AS, termasuk di wilayah sensitif situs militer. Para pejabat AS mengatakan bendar terbang itu adalah balon pengintai, tetapi balon itu memberikan informasi intelijen yang terbatas.

Beijing bersikeras bahwa balon itu untuk pengawasan cuaca dan tersesat, dan menuduh AS mengirim balonnya sendiri ke Tiongkok. Tuduhan yang dibantah oleh Washington.

Ketegangan meninggi tahun lalu setelah Ketua DPR saat itu Nancy Pelosi berkunjung ke Taiwan, negara demokrasi pemerintahan sendiri yang diklaim Beijing. Tiongkok melakukan latihan militer besar-besaran sebagai tanggapan.

Penerus Pelosi dari Partai Republik Kevin McCarthy mengatakan, dia juga akan mengunjungi Taiwan, yang didukung AS melalui penjualan militer tetapi tidak diakui.

"Kami akan terus membantu Taiwan dan kami berharap RRT tidak menggunakan kunjungan anggota Kongres ke Taiwan sebagai dalih untuk aksi militer," kata Sherman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.