Turki Selidiki 131 Orang Dibalik Runtuhnya Bangunan Selama Gempa
📅 Rabu, 15 Feb 2023, 11:20 WIB | Oleh: SulianaDi bawah program yang memungkinkan pemilik bangunan untuk membayar denda alih-alih menghadapi hukuman, badan pemerintah yang bertanggung jawab untuk penegakan hukum mengakui bahwa pada tahun 2019 ditemukan lebih dari setengah dari semua bangunan di Turki atau sekitar 13 juta apartemen tidak sesuai aturan.
Menurut The Associated Press, penahanan para kontraktor dapat membantu mengarahkan kemarahan publik terhadap para pembangun dan kontraktor, alih-alih menyalahkan pejabat lokal dan negara bagian yang membiarkan konstruksi itu dibangun di bawah standar.
Organisasi bisnis non-pemerintah TURKONFED memperkirakan kerusakan akibat gempa mencapai USD 84,1 miliar, termasuk USD 70,1 miliar untuk perumahan dan USD 10,4 miliar untuk produk domestik bruto (PDB).
Jumlah korban tewas di kedua negara dipastikan akan meningkat karena tim pencari berhasil menemukan lebih banyak mayat dengan kesempatan untuk menemukan korban selamat telah ditutup.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!