Disiapkan Insentif untuk Menahan DHE Lebih Lama
📅 Rabu, 15 Feb 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiSebab itu, diperlukan peraturan yang sifatnya insentif terhadap para eksportir agar mau menyimpan DHE di dalam negeri. "Dengan begitu, cadangan devisa meningkat dan tentu saja penawaran dollar AS juga akan meningkat dan berpotensi untuk menjaga nilai tukar rupiah stabil," kata Suhartoko.
Solusi Jangka Pendek
Rekannya dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Aloysius Gunadi Brata, mengatakan kebijakan menahan DHE sebagai solusi jangka pendek karena target saat ini tampaknya ke komoditas sumber daya alam.
"Kebijakan ini haruslah pula ditempatkan sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan pengawasan kegiatan ekspor," kata Aloysius.
Sebaiknya Anda baca juga:
Peneliti ekonomi Core, Yusuf Rendi Manilet, mengatakan pemerintah perlu mengeluarkan kebijakan itu untuk menahan devisa terutama dari kegiatan ekspor agar bisa bertahan lebih lama di dalam negeri.
Sebagaimana diketahui, kebijakan serupa sebenarnya sudah pernah diberlakukan pemerintah di masa lalu, sehingga sudah ada contoh kasus yang bisa dirujuk dalam menjalankan kebijakan itu.
Apalagi, saat ini tren nilai tukar masih fluktuatif dan punya kecenderungan melemah terutama dalam beberapa minggu terakhir.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kecukupan devisa sangat diperlukan oleh otoritas terkait melakukan intervensi ketika rupiah melemah di kemudian hari," katanya.
Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira, mengatakan perlu insentif yang menarik sehingga eksportir tanpa dipaksa pun tetap mengembalikan DHE ke dalam negeri. Semakin lama devisa itu ditempatkan di bank dalam negeri, semakin baik karena bisa dimanfaatkan perbankan menyalurkan kredit valas ke sektor riil.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!