Fosil Kerang Kerdil Jadi Bukti Berkurangnya Oksigen
📅 Kamis, 09 Feb 2023, 06:50 WIB | Oleh: Haryo Brono"Jadi, anoksia laut bisa menjadi 'umpan balik positif' pada pengasaman laut. Itu penting karena lautan global saat ini, selain mengalami penurunan tingkat pH, juga kehilangan kandungan oksigen. Itu menunjukkan bahwa penurunan oksigen dapat memperpanjang pengasaman dan menyoroti bahwa kedua fenomena tersebut terkait erat," tambah dia.
Dalam studi Kitch, dia menemukan bahwa biologi memainkan peran lain selama acara tersebut. Pemanasan global dan pengasaman laut tidak hanya secara pasif mempengaruhiforaminifera. Organisme juga secara aktif merespons dengan mengurangi tingkat pengapuran atau kalsifikasi saat membangun cangkangnya.
Saat kalsifikasi melambat, foraminifera mengkonsumsi lebih sedikit alkalinitas dari air laut, yang membantu menyangga peningkatan keasaman laut. Ini juga meningkatkan kemampuan laut untuk menyerap CO2, berpotensi memicu peristiwa dingin plenus (plenus cold event).
"Kami menyebut fase ini 'periode rumah kaca' karena suhunya benar-benar hangat. Namun, ada bukti pendinginan relatif selama interval OAE2. Belum ada yang bisa menjelaskan mengapa pendinginan ini terjadi," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Studi ini menunjukkan bahwa dengan mengurangi produksi kalsium karbonat di lautan, benar-benar meningkatkan alkalinitas, yang memberi lautan kapasitas penyangga untuk menyerap CO2. Lautan tiba-tiba memiliki kapasitas untuk menarik CO2 dan menyeimbangkan fluks karbon," ungkap Jones. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!