Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jangan Sedikit-dikit Minum Obat

📅 Selasa, 07 Feb 2023, 05:11 WIB | Oleh:
Jangan Sedikit-dikit Minum Obat Doc: ANTARA/HO-Sutterstock
Ket. Ilustrasi gangguan ginjal akut.

JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta menganjurkan masyarakat untuk terapi non-obat sebagai penanganan awal untuk mencegah gangguan ginjal akut. "Jangan sedikit-dikit harus minum obat. Lakukan dulu terapi non-obat atau gunakan obat puyer," kata Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI, Ngabila Salama, Senin (6/2).

Dia menjelaskan bayi atau balita jika demam dan batuk pilek karena mayoritas disebabkan infeksi virus dapat sembuh sendiri, tanpa minum obat. "Adapun terapi non-obat di antaranya makan, minum, dan istirahat cukup. Itu merupakan salah satu kunci," katanya.

Dalam kondisi tertentu dia juga minta masyarakat untuk tidak gegabah lalu antiobat. "Kalaupun minum obat lagi, pastikan sesuai dengan resep dan anjuran dokter baik obat puyer atau sirup," pinta Ngabila. Lebih jauh, Ngabila menyarankan agar masyarakat memantau gejala anak sesudah diberi obat. Jika kondisi tidak membaik atau bahkan ada keluhan tambahan, patut diwaspadai efek samping dari obat.

Keluhan tambahan di antaranya produksi kencing berkurang atau tidak kencing sama sekali malahan, padahal cukup minum. Apabila terjadi gejala kondisi tersebut, dia minta untuk melakukan kontrol ke tenaga medis atau dokter.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan melaporkan kembali temuan kasus baru gangguan ginjal akut dengan satu kasus konfirmasi dan satu suspek. Juru Bicara Kemenkes, Mohammad Syahril, menjelaskan dua kasus itu terdata di Jakarta yang satu kasus konfirmasi tersebut meninggal dunia.

Kasus gangguan gagal ginjal akut di Indonesia sebelumnya sempat dilaporkan sebanyak 324 kasus dan sudah menurun sejak November 2022. Dari ratusan kasus, Syahril menjelaskan paling banyak dilaporkan di DKI Jakarta mencapai 47 orang meninggal dan 32 sembuh. Total kasus di DKI per 15 November 2022 mencapai 83.

Semenara itu, Pejabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, menandaskan tengah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk mengatasi gagal ginjal akut.Kemarin Heru bertemu dinkes untuk mengatasi gagal ginjal akut. Heru juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk menyelidiki penyebab gagal ginjal akut.

Vaksinasi

Sebaiknya Anda baca juga:

Sementara itu, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan mencatat puluhan ribu warga sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis keempat atau booster keduasampai dengan awal Februari.

Berdasarkan data dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), fasilitas kesehatan Jakarta Selatan sudah memberikan vaksinasi booster kedua kepada 64.875 orang.

"Mereka ini tidak hanya warga Jakarta," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan Yudi Dimyati. Yudi merinci, jika dilihat data berdasarkan KTP berdomisili Jakarta Selatan, sudah 50.368 warga yang mendapatkan booster kedua. Menurut Yudi,vaksinasi akan terus digelarfasilitas kesehatanpemerintah kepada warga untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

"Syarat untuk mendapatkan vaksinasi, cukup membawa KTP saja," ujar Yudi.

Sebelumnya, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan menyiapkan ribuan vaksin booster kedua untuk seluruh puskesmas kecamatan guna menekan penyebaran penyakit yang menyerang saluran pernafasan ini. Pemkot Jaksel juga membuka layanan vaksinasi booster kedua selama Februari secara penuh. Tapi untuk Sabtu dan Minggu di kantor Wali Kota.

Sebelumnya, Analis Kebijakan Ahli Muda selaku Subkoordinator Urusan Kesehatan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Selatan, Budi Sulistiyo, menjelaskan, kegiatan vaksinasi dalam upaya mencegahpenyebaran Covid-19 di Jaksel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

56 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.