Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasto Wardoyo: Bandar Lampung Bisa Jadi Contoh Penurunan 'Stunting'

📅 Selasa, 07 Feb 2023, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hasto Wardoyo: Bandar Lampung Bisa Jadi Contoh Penurunan 'Stunting' Doc: bkkbn.go.id

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bisa menjadi salah satu daerah yang patut dicontoh karena bisa menurunkan angka stunting.

"Kota Bandar Lampung bisa jadi contoh dalam penanganan stunting, karena penurunannya cukup lumayan dari 19,4 persen ke 11,1 persen," kata Hasto Wardoyo saat memberikan pengarahan dan penguatan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting, di Bandar Lampung, Senin (6/2).

Ia mengatakan bahwa salah satu yang patut dicontoh dari Kota Bandar Lampung yakni 57 persen masyarakatnya telah melaksanakan Program Keluarga Berencana (KB).

"Program KB-nya di Bandar Lampung ini bagus. Saya cek lebih dari 57 persen masyarakatnya sudah KB, sehingga jarak anaknya menjadi bagus," ujar Hasto Wardoyo.

Kemudian, lanjut dia, sumber makanan bergizi juga di kota ini tersedia, seperti ikan, telur, dan lainnya. Begitu pula dengan hasil pertanian di daerah ini juga tercukupi.

"Kesadaran masyarakatnya juga bagus, sehingga penurunan stunting di kota ini juga menjadi prestasi tersendiri," kata Hasto.

Berdasarkan rilis hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, Kota Bandar Lampung berhasil menurunkan angka prevalensi stunting dari 19,4 persen di tahun 2021 menjadi 11,1 persen.

Sebelumnya pada Juli lalu, BKKBN telah menyatakan rasa optimismenya bahwa angka prevalensi stunting di Kota Bandar Lampung akan turun dan memenuhi target 14 persen pada tahun 2024 mendatang.

Saat itu Hasto menuturkan bahwa Provinsi Lampung merupakan salah satu provinsi dengan angka prevalensi stunting rendah dan sudah berada di bawah standar yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yakni di bawah 20 persen.

Sedangkan Pemkot Bandarlampung saat ini pun amat optimis akan mencapai target prevalensi di bawah 10 persen pada tahun 2024. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.