Insiden Balon Mata-mata Tiongkok Picu Perpecahan Politik di AS
📅 Senin, 06 Feb 2023, 09:53 WIB | Oleh: Tim PenulisPenemuan balon mata-mata itu datang pada saat yang sensitif bagi Tiongko
yang dijadwalkan tiba dan bertemu dengan Presiden Xi Jinping. Blinken membatalkan rencananya tersebut.
Babak Baru Ketegangan AS-Tiongkok
Mantan analis Tiongkok di CIA, Dennis Wilder mengatakan pada VOA bahwa insiden itu terjadi di saat sensitif bagi pemimpin Tiongkok. "Presiden Xi Jinping sedang melakukan apa yang saya sebut sebagai serangan pesona yang dimulai setelah dicabutnya kebijakan nol COVID, mengakhiri pembatasan lockdown COVID-19," ujar Wilder seraya menambahkan "ia ingin memberitahu dunia bahwa Tiongkokterbuka untuk bisnis. Ia sangat ingin melihat kembalinya para investor Amerika."
Sebaiknya Anda baca juga:
Wilder mengatakan menurutnya insiden itu akan memicu babak baru ketegangan hubungan Amerika-Tiongkok. "Jika Amerika dapat memperoleh informasi dari lautan yang menunjukkan bahwa ini memang misi mata-mata dan bukan misi meteorologi, dan menunjukkan bukti itu kepada Tiongkok, maka kita akan mempermalukan Tiongkok," ujarnya. "Kita mungkin akan sangat mempermalukan Tentara Pembebasan Rakyat. Jadi saya pikir ini bakal sulit ditasi, terutama jika Amerika mengungkapkan informasi ini secara terbuka. Jadi bakal ada periode yang menegangkan kelak."
Balon lain milik Tiongkok juga terlihat terbang di atas Amerika Latin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!