Pengguna TikTok Akan Berbelanja Lebih Banyak Selama Ramadan
📅 Selasa, 31 Jan 2023, 20:11 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Aktivitas belanja pada bulan suci Ramadan tahun ini diperkirakan akan berlangsung lebih meriah, layaknya sebelum pandemi. Dihapuskannya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah di awal tahun ini menjadi salah satu faktornya.
Kemeriahan ini menjadi kesempatan bagi merek untuk berinteraksi dengan target audiens dalam berbagai kegiatan penuh makna di bulan Ramadan. Menurut riset TikTok sebesar 67 persen pengguna aplikasi tersebut akan berbelanja lebih banyak selama periode tersebut.
Senior Marketing Manager, Kantar Worldpanel Division, Corina Fajriyani, menjelaskan perubahan kondisi di Ramadan tahun ini, mulai dari dicabutnya PPKM hingga kenaikan harga, mendorong terjadinya perubahan gaya belanja masyarakat dalam memenuhi kebutuhan persiapan puasa dan lebaran. "Kantar, perusahaan konsultasi berbasis data dan insight, melihat bahwa masyarakat menjadi lebih kritis dalam berbelanja," ujar dia di Jakarta Selasa (31/1).
ia menambahkan, masyarakat kini memiliki pilihan yang lebih banyak dalam berbelanja, bisa offline dan online. Belum lagi kegiatan mudik dan berpergian turut mempengaruhi titik konsumsi masyarakat, sehingga tidak lagi hanya terpusat di kota-kota besar. "Selain itu, adanya kenaikan harga juga membuat konsumen menjadi lebih cermat dalam mengatur pengeluaran untuk kebutuhan pokok dan kebutuhan lainnya," ungkap Corina.
Menurut riset TikTok berjudul Ramadan 2023 with TikTok: Winning Hearts and Carts, sebesar 67 persen pengguna aplikasi tersebut akan berbelanja lebih banyak selama periode tersebut. "Kemeriahan ini menjadi kesempatan bagi merek untuk berinteraksi dengan target audiens dalam berbagai kegiatan penuh makna di bulan Ramadan," ujar Head of Business Marketing, TikTok Indonesia Sitaresti Astarini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berkat pesatnya perkembangan teknologi, konsumen menjadi semakin kritis dalam mencari sumber inspirasi dan informasi tambahan untuk membantu pengambilan keputusan. Pemasar pun kian ditantang untuk menjadi lebih jeli dalam memanfaatkan tahapan Ramadan guna menyajikan konten promosi yang relevan, informatif, serta menghibur demi memenangkan hati para calon konsumen. Melalui ekosistem TikTok yang holistik, merek dapat melakukan strategi pemasaran berbasis konten yang menyeluruh, mulai dari meningkatkan awareness hingga menyediakan titik pembelian. Tentunya ini semua perlu dibalut dengan pendekatan Shoppertainment yang mengutamakan konten hiburan dan kreatif, untuk nantinya mendorong konversi atau pembelian produk."
Studi TikTok mengungkapkan, 51 persen responden menyatakan bahwa diskon menjadi pendorong mereka untuk belanja, dan produk bundling atau paket spesial Ramadan membuat responden dua kali lebih cenderung melakukan pembelian. Sebanyak 98 persen responden studi juga menyatakan bahwa TikTok masih menjadi pilihan mereka untuk mencari inspirasi produk atau jasa.
Menurut riset tersebut Pengguna TikTok juga aktif merayakan bulan suci dengan mengunggah konten di TikTok, bahkan hingga hari Lebaran. Sedangkan pada hari raya, sebanyak 74 persen responden berencana untuk membuat konten kebersamaan dengan keluarga dan teman, dengan menampilkan video perayaan hari besar mereka di TikTok.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagai penyedia layanan jasa keuangan Bank BTN telah meluncurkan akun TikTok mereka pada Ramadan tahun lalu. Tujuan utamanya untuk meningkatkan awareness dan engagement, serta menambah jumlah followers, Bank BTN memperkenalkan kampanye kreatif Ramadan bertajuk 'Berkah Ramadan BETE END' di TikTok.
"Dalam kampanye ini, Bank BTN dengan konsisten mengunggah video sarat makna terkait dengan isu yang dihadapi Milenial dan Gen-Z, disertai dengan produk mereka yang sesuai untuk menjadi solusi dari isu tersebut," kata Head of Digital Marketing, Bank BTN Vicky Elanda.
Bank BTN juga berkolaborasi dengan kreator untuk menyebarkan kampanye ini. Hasilnya, selama bulan Ramadan Bank BTN berhasil menambah jumlah followers-nya sebanyak 11.000, dengan peningkatan brand familiarity hingga 5 persen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!