Satgas Yonif 600/Modang Yakinkan Warga untuk Kembali Ke Kampung Suru-Suru Setelah 14 Bulan Mengungsi
📅 Senin, 30 Jan 2023, 18:12 WIB | Oleh: Marcellus Widiarto
Doc: Istimewa
MERAUKE - Keberadaan Satgas Satuan Organik Yonif 600/Modang Kolakops Korem 174/ATW yang sedang melaksanakan tugas pengamanan di wilayah Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo berhasil meyakinkan pejabat Pemerintah Distrik Suru-Suru yang selama ini mengungsi, akhirnya bersedia kembali dan meyakinkan wilayah Kampung Suru-Suru telah aman.
Hal tersebut dibuktikan dengan kedatangan Kepala Distrik Suru-Suru Sefanya Payage dan rombongan dengan jumlah 5 orang, telah tiba di Kampung Suru-Suru dalam keadaan aman dan disambut Danpos Satgas Yonif R 600/Modang, Kapten Inf Gilang.
Menurut siaran persnya, Sefanya Payage berangkat dari Agats Kabupaten Asmat sekitar pukul 06.30 WIT dengan menempuh perjalanan sungai selama 7 jam menggunakan speed boat, Sabtu (28/1).
Setibanya di Distrik Suru-Suru, Sefanya Kayage mengatakan di hadapan Danpos Satgas Satuan Organik Yonif 600/Modang bahwa kedatangannya bersama rombongan tersebut ingin memastikan Distrik Suru-Suru dalam keadaan aman, kemudian agar disampaikan kepada warganya agar diajak kembali dari pengungsian.
Selama 14 bulan Distrik Suru-Suru menjadi sebuah wilayah yang tak berpenghuni sejak terjadinya penyerangan KKB di Distrik Suru-Suru dengan menyerang Pos TNI serta membakar beberapa rumah, sehingga masyarakat dan aparat pemerintah, petugas kesehatan, bandara, dan pelabuhan hingga para pendeta meninggalkan Distrik Suru-Suru guna untuk menyelamatkan diri, dan tersebar ke berbagai daerah. Pasca Penyerangan Pok KKB ke Suru-Suru hanya Pos TNI yang masih bertahan, guna untuk mengamankan wilayah tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada bulan Juni 2022, Satgas Satuan Organik Yonif 600/Modang yang dipercaya memperkuat Pos TNI guna untuk mengamankan di wilayah Distrik Suru-Suru, kegiatan anggota Satgas Organik 600/Modang mulai mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak perlu takut untuk kembali ke rumah mereka masing-masing.
Pada 11 Oktober 2022, Danyonif Raider 600/Modang Letkol Inf Hanif Arridho datang di Suru-Suru dalam rangka meyakinkan situasi sudah aman serta meninjau prajurit TNI yang berada di Pos Ramil Suru-Suru, sekaligus mengirimkan dukungan logistik dari Timika ke Suru-Suru dengan menggunakan 2 unit helikopter.
Kunjungan tersebut untuk meyakinkan situasi sudah aman dan meyakinkan kepada masyarakat pasukannya siap memberikan rasa aman kepada masyarakat, agar tidak takut kembali ke rumah masing-masing.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada kesempatan yang sama Dandim 1715/Yahukimo Letkol Inf J. V. Tethool juga mengimbau masyarakat untuk kembali dan melaksanakan kegiatan dan aktifitas seperti biasa tanpa perlu kekhawatiran.
Kini setelah 14 bulan Distrik Suru-Suru ditinggalkan, sudah mulai ada tanda titik terang bahwa masyarakat akan kembali ke Kampung Suru-Suru dengan kehadirannya Kepala Distrik Suru-Suru beserta rombongan untuk bertemu Danpos Satgas Yonif600/Modang Kapten Inf Gilang guna memastikan wilayah Suru-Suru telah kondusif.
Sefanya Kayage juga menjelaskan masyarakat Suru-Suru sudah tidak tahan di pengungsian dan ingin kembali ke kampung mereka karena sudah 1 tahun 2 bulan lebih meninggalkan kampung. Dalam waktu dekat para pengungsi dari Yahukimo, Asmat, Distrik Obio, Pegunungan dan yang di hutan akan kembali ke Distrik Suru-Suru sambil menunggu informasi dari petugas.
Mereka berharap ketika masyarakat kembali ke Suru-Suru, agar personel Pos Satgas Yonif 600/Modang dapat membantu pengamanan setelah kembalinya masyarakat serta membantu membersihkan kampung.
Selain itu dalam video yang berdurasi 1 menit 28 detik Kepala Distrik Suru-Suru Sefaya Kayage memberikan pernyataan tegas.
"Saya sebagai Kepala Distrik Suru-Suru hari ini dari Asmat tiba di Suru-Suru jam 13.00 dan kami ketemu dengan Danpos Suru-Suru dari Yonif Raider 600/Modang, dan kami bersama-sama sudah bicara untuk keamanan masyarakat, dan masyarakat bisa kembali karena keamanan di Distrik Suru-Suru sudah aman, dan kami bisa mengatasi dan menjaga keamanan bersama-sama masyarakat untuk kedepannya dan melakukan kegiatan dan aktifitas seperti biasa dan diharapkan Pemda Yahukimo dan Asmat bisa memfasilitasi untuk mengembalikan masyarakat pengungsi".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!