Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Mencapai Kesepakatan dengan Belanda dan Jepang soal Pembatasan Ekspor Chip ke Tiongkok

📅 Sabtu, 28 Jan 2023, 21:52 WIB | Oleh:
AS Mencapai Kesepakatan dengan Belanda dan Jepang soal Pembatasan Ekspor Chip ke Tiongkok Doc: Istimewa
Ket. Juru bicara keamanan nasional Gedung Putih, John Kirby, dalam sebuah pengarahan dengan wartawan baru-baru ini.


WASHINGTON - Bloomberg melaporkan, Amerika Serikat (AS) pada Jumat (27/1) telah mencapai kesepakatan dengan Belanda dan Jepang untuk membatasi ekspor beberapa mesin pembuat chip canggih ke Tiongkok.

Dikutip dari Nikkei Asia, perjanjian tersebut akan memperluas beberapa kontrol ekspor yang diadopsi AS pada Oktober ke perusahaan yang berbasis di dua negara sekutu, termasuk ASML Holding, Nikon Corp, dan Tokyo Electron.

Pejabat dari Belanda dan Jepang berada di Washington membahas berbagai masalah dalam pembicaraan yang dipimpin oleh penasihat keamanan nasional Gedung Putih, Jake Sullivan.

John Kirby, juru bicara keamanan nasional Gedung Putih, sebelumnya mengatakan para pejabat itu membicarakan masalah yang "penting bagi kita bertiga".

"Dan tentunya keselamatan dan keamanan teknologi baru akan menjadi agenda itu," katanya kepada wartawan.

Sebuah sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut mengatakan pembatasan ekspor peralatan manufaktur semikonduktor ke Tiongkok adalah salah satu topiknya.

Membuat Belanda dan Jepang memberlakukan kontrol ekspor yang lebih ketat di Tiongkok akan menjadi kemenangan diplomatik besar bagi pemerintahan Presiden AS, Joe Biden, yang pada Oktober mengumumkan pembatasan akses Beijing ke teknologi pembuatan chip AS, untuk memperlambat kemajuan teknologi dan militernya.

Ketika ditanya tentang laporan Bloomberg, Gedung Putih menolak berkomentar di luar pernyataan Kirby sebelumnya.

Kementerian luar negeri Belanda dan juru bicara Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang menolak berkomentar.

Pejabat di Nikon dan Tokyo Electron tidak dapat dimintai komentar ketika Reuters menghubungi mereka di luar jam kerja.

Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte sebelumnya mengatakan bahwa tidak jelas apakah pemerintahnya akan mengungkapkan hasil pembicaraan yang sedang berlangsung dengan AS, mengenai pembatasan ekspor baru untuk industri semikonduktor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.