Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IKN Berpotensi Jadi Kota Pertama yang Netral Karbon pada 2045

📅 Sabtu, 21 Jan 2023, 00:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
IKN Berpotensi Jadi Kota Pertama yang Netral Karbon pada 2045 Doc: SETNEG.GO.ID
Ket. Ibu Kota Negara Baru

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengatakan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara menjadi peluang besar bagi para investor global untuk bisa menanamkan modal di dalamnya.

Ketua Umum Kadin, Arsjad Rasjid, mengatakan dengan konsep IKN sebagai kota smart dan green membawa peluang yang besar bagi investor global dan penyedia teknologi untuk berinvestasi di sana.

Kadin yang turut hadir dalam World Economic Forum (WEF) Annual Meeting di Davos, Swiss, yang diselenggarakan pada 16- 20 Januari 2023 berkesempatan untuk menjelaskan perkembangan terkini sekaligus mempromosikan peluang investasi di Indonesia, terutama peluang investasi di IKN di sesi acara "Bold New Cities Take the Stage" bersama dengan CEO dari NEOM, Saudi Arabia.

Arsjad menuturkan proyek IKN akan menjadi tolok ukur dunia dalam membangun peradaban baru yang terintegrasi, ramah lingkungan, dan sehat untuk penghuninya.

Berlokasi di pulau Kalimantan di tengah hutan tropis, IKN akan menjadi sebuah kota yang cerdas, hijau, dan berkelanjutan serta berpotensi menjadi kota pertama yang memiliki tingkat karbon netral pada tahun 2045 karena ada penanaman 15 juta pohon dan melestarikan 65 persen hutan di sekitarnya.

"Di IKN akan ada bangunan hijau yang didukung oleh 100 persen energi terbarukan, sistem pengelolaan limpasan air hujan berkelanjutan yang dapat mengurangi banjir, air minum yang mengalir dari keran, serta sistem angkutan massal yang cerdas, bersih, dan terintegrasi. IKN juga didesain sebagai forest city dengan pendapatan dari carbon credit," katanya.

"Jadi, kita memang perlu segera menjalankan ekonomi dan industri hijau yang berkelanjutan, salah satunya melalui transisi energi dengan memanfaatkan sumber energi baru terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan," katanya.

Kota Modern

Pengamat ekonomi dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Dian Anita Nuswantara, mengatakan peluang mega-investasi di IKN Nusantara sangat terbuka karena desainnya sebagai kota modern.

"Dari konsep green, akan ada peluang berbagai jenis pembangkit energi terbarukan, begitu pula teknologi digital yang terus berkembang, tentu akan membutuhkan banyak investasi mulai jaringan kabel serat optik bawah tanah, smart home dan smart office," kata Dian.

Sementara itu, Manajer Riset Seknas Fitra, Badiul Hadi, mengatakan dengan desain IKN sebagai kota smart memang akan menarik investor. Tinggal bagaimana pemerintah memastikan minat para investor yang sudah disampaikan bisa terealisasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.