Oxfam: 1 Persen Orang Terkaya di Dunia Kuasai Dua Pertiga Kekayaan Global
📅 Rabu, 18 Jan 2023, 00:16 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
LONDON - Saat Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF) berlangsung minggu ini di Davos, Swiss, badan amal Oxfam mengatakan, kekayaan dan kemiskinan ekstrem telah meningkat secara bersamaan untuk pertama kalinya dalam 25 tahun. Dalam laporannya, Survival of the Richest, yang diterbitkan Senin (16/1), Oxfam mengatakan para orang kaya dunia semakin kaya.
Dilansir oleh Voice of America, organisasi itu menyerukan perpajakan yang lebih adil untuk merespons ketidaksetaraan yang melonjak itu.
Ratusan orang kaya, puluhan menteri pemerintah, dan gubernur bank sentral akan menghadiri WEF, yang secara luas dipandang sebagai pertemuan orang-orang super kaya global.
"Festival kekayaan kembali digelar. Dan kami menghadirkan temuan baru yang mengkhawatirkan yang menunjukkan bahwa satu persen, satu persen orang-orang terkaya di dunia, telah meraih hampir dua pertiga dari semua kekayaan baru yang dihasilkan sejak 2020," kata Direktur Keadilan Ekonomi Oxfam America, Nabil Ahmed.
Badan amal tersebut mengatakan perolehan kekayaan setara dengan 42 triliun dollar AS, hampir dua kali lipat dari penghasilan 99 persen populasi terbawah di dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Oxfam menyerukan, pajak yang dikenakan pada perusahaan energi agar diperluas ke perusahaan makanan yang menghasilkan keuntungan besar. Badan itu juga menginginkan pajak hingga lima persen diterapkan pada multimiliuner dan miliarder dunia. "Ketidaksetaraan ekstrem tidak bisa dihindari," kata Ahmed.
"Ini bukan tentang perawat, guru, kelas menengah. Ini benar-benar tentang mereka yang berada di puncak, memastikan agar mereka membayar pajak yang jauh lebih adil," tegasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!