Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Embung Mentawir Dukung IKN sebagai 'Forest City'

📅 Selasa, 17 Jan 2023, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Embung Mentawir Dukung IKN sebagai 'Forest City' Doc: Antara
Ket. Ilustrasi IKN

BALIKPAPAN - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan progres pembangunan Embung Mentawir telah mencapai 96 persen dalam rangka mendukung Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebagai forest city.

"Progres konstruksi Embung Mentawir saat ini telah mencapai 96 persen," ujar Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga di Balikpapan, Kalimantan Timur, kemarin.

Danis mengatakan dengan demikian embung tersebut sudah siap untuk memberi air ke kebon bibit atau nursery.

Pembangunan IKN mengusung konsep forest city yang smart. Dalam rangka mendukung IKN sebagai forest city tersebut diperlukan sebuah kebun bibit atau nursery yang cukup luas. "Untuk menyiapkan kebun bibit yang cukup luas tersebut diperlukan ketersediaan air, sehingga Kementerian PUPR mendukung kebun bibit itu dengan membangun Embung Mentawir," ujar Danis.

Kementerian PUPR membangun embung berkapasitas tampung 160 ribu meter kubik untuk memasok air baku bagi bibit-bibit tanaman pada Pusat Persemaian Modern Mentawir, Penajam Paser Utara, ?????kawasan IKN Nusantara.?

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya akan memberikan dukungan prasarana air baku melalui pembangunan embung untuk memenuhi kebutuhan air bagi bibit-bibit pohon dengan skala besar, seperti yang telah dilakukan Kementerian PUPR di Pusat Persemaian Modern Rumpin, Bogor, Jawa Barat.

Embung tersebut menjadi penyedia air baku dengan memanfaatkan Sungai Mandahan yang berlokasi di samping fasilitas persemaian dan memiliki kurang lebih lebar 5 meter x 0,3 meter dengan debit 225 liter per detik. Persemaian Mentawir terletak di Desa Mentawir Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dengan luas kurang lebih sembilan hektare dan kapasitas produksi bibit 15 juta/tahun.

Dalam kesempatan itu, Danis mengungkapkan sebanyak 29 paket dari 34 paket proyek pembangunan IKN Nusantara telah terkontrak. "Sebanyak 29 paket pekerjaan telah terkontrak," ujar Danis Hidayat Sumadilaga.

Danis menambahkan, adapun paket-paket pembangunan IKN yang telah terkontrak tersebut seperti Kantor Presiden, Gedung Kementerian Koordinator.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.