Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Data BPS Tunjukkan Persentase Penduduk Miskin di Bali Terendah di Indonesia

📅 Selasa, 17 Jan 2023, 07:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Data BPS Tunjukkan Persentase Penduduk Miskin di Bali Terendah di Indonesia Doc: ANTARA/Fikri Yusuf
Ket. Arsip Foto. Petugas memotret penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dalam kegiatan penyaluran bantuan bagi warga kurang mampu di daerah Sanur, Denpasar, Bali, Senin (26/7/2021).

Denpasar - Persentase penduduk miskin di Provinsi Bali pada September 2022 mencapai 4,53 persen dan berada di peringkat terendah di antara provinsi-provinsi di Indonesia menurut dataBadan Pusat Statistik.

Ketua Tim Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Dedi Cahyono di Denpasar, Senin, mengatakan bahwa Bali pada September 2022 berada dalam lima besar provinsi dengan persentase penduduk miskin rendah yang juga meliputiKalimantan Selatan (4,61 persen), Bangka Belitung (4,61 persen), DKI Jakarta (4,61 persen), dan Kalimantan Tengah (5,22 persen).

Persentase penduduk miskin di Provinsi Bali selama kurun itu juga jauh lebih rendah dibandingkan denganangka rata-rata nasional, yang sebesar 9,57 persen.

"Pada periode sebelumnya (Maret 2022), persentase kemiskinan di Bali yang sebesar 4,57 persen tercatat pada peringkat ketiga terendah nasional," kata Dedi saat menyampaikan berita resmi statistik.

Persentase penduduk miskin di Bali pada September 2022 tercatat turun 0,04 persen poin dibandingkan pada Maret 2022 dan turun 0,19 persen poin dibandingkan pada September 2021.

Menurut data BPS, jumlah penduduk miskin di Bali pada September 2022 sebanyak 205.360 orang, berkurang 320 orang dibandingkan dengan Maret 2022 dan turun 6.100 orang dibandingkan pada September 2021.

Dedi mengatakan bahwa selama kurun itu persentase penduduk miskin di perkotaan tercatat 4,12 persen atau turun 0,11 persen poin dari 4,23 persen pada Maret 2022.

Sedangkan persentase penduduk miskin di perdesaan pada September 2022 tercatat 5,58 persen atau naik 0,19 persen poin dari 5,39 persen pada Maret 2022.

Jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan Provinsi Bali tercatat berkurang 2.240 orang dari 136.060 orang pada Maret 2022 menjadi 133.820 orang pada September 2022.

Sedangkan penduduk miskin di daerah perdesaan di Provinsi Bali jumlahnya tercatat bertambah 1.930 orang dari 69.620 orang pada Maret 2022 menjadi 71.550 orang pada September 2022.

Garis Kemiskinan di Bali pada September 2022 tercatat sebesar Rp515.037 per kapita per bulan dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp357.640 (69,44 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp157.398 (30,56 persen).

Pada September 2022, rumah tangga miskin di Bali rata-rata memiliki 4,29 anggota. Dengan demikian, garis kemiskinan rumah tangga miskinnya rata-rata Rp2.209.509 per rumah tangga per bulan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan
    Preview komentar:
    Apakah layanan WhatsApp Bank Neo 24 jam? Ya, Layanan ...
  • Rumput Laut & Agar-agar RI Masuk AS Bebas Tarif Tambahan 10%
    Preview komentar:
    Berapakah Wa bank neo? Nomor WhatsApp resmi layanan ...
    Berapakah Wa bank neo? Nomor WhatsApp resmi layanan ...
  • Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
Megapolitan
Penyaluran Bantuan Sumur Bo...
Daerah
Melestarikan Budaya Lewat F...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.