Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jurnalis Rusia Tuntut Pembebasan Wartawan Sputnik yang Ditahan di Latvia

📅 Minggu, 08 Jan 2023, 15:44 WIB | Oleh:
Jurnalis Rusia Tuntut Pembebasan Wartawan Sputnik yang Ditahan di Latvia Doc: RT/Sputnik/Yevgeniy Biyatov
Ket. Belasan orang termasuk bos grup media Rossiya Segodnya, Dmitry Kiselyov, serta jurnalis Pyotr Lidov-Petrovsky dan anggota parlemen Rusia Maria Butina mendatangi kedutaan Latvia di Moskow pada Jumat (6/1), menuntut pembebasan Marat Kasem.

MOSKOW - Belasan orang termasuk bos grup media Rossiya Segodnya, Dmitry Kiselyov, serta jurnalis Pyotr Lidov-Petrovsky dan anggota parlemen Rusia Maria Butina mendatangi kedutaan Latvia di Moskow pada Jumat (6/1). Mereka menuntut pembebasan Marat Kasem.

Marat Kasem adalah wartawan dan pemimpin redaksi Sputnik Lithuania dari grup media yang didanai pemerintah Rusia, Rossiya Segodnya.

Menurut Russia Today, Kasem ditangkap awal pekan ini di Riga, ibukota Latvia.Kasem adalah warga negara Latvia tetapi telah tinggal di Moskow selama beberapa tahun. Ia melakukan perjalanan ke negara itu sebelum Malam Tahun Baru untuk urusan keluarga.

Pengunjuk rasa membawa papan bertuliskan"Marat, kami mendukungmu", "Bebaskan Marat Kasem", "Ada apa dengan kebebasan berbicara, Latvia?"dan seterusnya.Kiselyov mengatakan pada pertemuan itu bahwa jurnalis itu telah kehilangan teleponnya dan menolak kesempatan untuk menghubungi grup media.

Butina, yang telah ditahan lebih dari setahun di penjara AS dengan tuduhan menjadi agen asing untuk Moskow sebelum dideportasi kembali ke Rusia, mengatakan sangat penting untuk menunjukkan dukungan bagi Kasem."Bagi Marat, sekarang sangat penting untuk mengetahui bahwa dia didukung kembali ke tanah airnya,"kata Butina kepada Russia Today.

Menurut Dinas Keamanan Negara (VDD) Latvia, jurnalis itu diduga"bekerja sama dengan [a] sumber propaganda Kremlin yang dikenai sanksi."

Namun, beberapa pejabat tinggi Rusia mengklaim tuduhan itu tidak berdasar, mendesak Latvia untuk segera membebaskan Kasem.

"Tuduhan yang diajukan terhadap Marat Kasem didasarkan pada alasan yang dibuat-buat, tidak masuk akal dan menunjukkan pengabaian paling besar oleh otoritas Latvia terhadap konsep kebebasan berbicara dan hak asasi manusia,"kata Dewan Presiden Rusia untuk Hak Asasi Manusia dalam sebuah pernyataan Jumat (6/1).

Badan tersebut meminta PBB, Organisasi Keamanan dan Kerjasama di Eropa, dan Dewan Eropa untuk campur tangan, menuduh Riga "mengkriminalisasi jurnalis Rusia".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.