Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harga Ikan Naik Akibat Cuaca Buruk

📅 Minggu, 08 Jan 2023, 08:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Ikan Naik Akibat Cuaca Buruk Doc: ANTARA/Jojon
Ket. Dokumen - Nelayan mengangkat ikan dari atas kapal di kawasan Pasar Pelelangan Ikan (PPI) di Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (5/12/2022).

Mamuju - Harga ikan segar yang dijual di pasaran Kota Mamuju Provinsi Sulawesi Barat mengalami kenaikan hingga 100 persen akibat cuaca buruk masih terjadi di perairan daerah itu, sehingga hasil tanggapan nelayan menurun.

Sejumlah pedagang ikan di pasar Kota Mamuju, Sabtu, mengatakan, banyak nelayan di Mamuju yang tidak melaut akibat cuaca buruk sehingga harga ikan segar di pasaran Kota Mamuju naik hingga 100 persen.

Seperti Pasar Regional menaikkan harga ikanhingga 100 persen karena hasil tangkapan nelayan berkurang akibat takut cuaca buruk.

Harga harga ikan seperti layang mengalami kenaikan dari harga Rp5.000 per ekor menjadi Rp10.000, begitu juga dengan ikan Turingan yang sebelumnya Rp5.000 per ekor naik menjadi Rp10.000 per ekor.

Sementara ikan Katombo dan ikan Tapilalang yang sebelumnya dijual Rp10.000 untuk delapan ekor naik menjadi Rp20.000.

Undin salah seorang pedagang ikan di pasar Mamuju, mengatakan harga ikan di Mamuju naik akibat sebagian nelayan takut melaut akibat cuaca buruh yang beresiko bagi keselamatan nelayan.

"Banyak nelayan tidak melaut, karena cuaca buruk, hasil tangkapan nelayan yang biasanya 1.000 ekor untuk setiap kapal nelayan, kini menurun menjadi sekitar 200 ekor, sehingga membuat pasokan ikan ke pasar berkurang, akibatnya harganya juga melambung," katanya.

Ia mengatakan, kalau pasokan ikan berkurang otomatis harga ikan akan naik kalau tidak naikkan maka keuntungan nelayan maupun pedagang ikan akan sedikit dan dapat mengalami kerugian.

Ardi salah seorang nelayan mengatakan, pemerintah juga menghimbau agar nelayan tidak melaut sampai cuaca kembali bersahabat, nelayan juga tidak mau mengambil resiko melaut makanya hasil tangkapannya berkurang dan ikan naik di pasaran.

Naiknya harga ikan tersebut membuat sejumlah masyarakat khususnya ibu rumah tangga di Mamuju mengeluh karena biaya kebutuhan rumah tangga mereka meningkat.

"Semoga cuaca kembali bersahabat agar harga ikan yang dijual di pasaran dapat kembali normal dan tidak lagi mengalami kenaikan," kata Anti salah seorang warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.