Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Telegraf Merevolusi Komunikasi Jarak Jauh

📅 Jumat, 06 Jan 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Telegraf Merevolusi Komunikasi Jarak Jauh Doc: Istimewa

Telegraf dan kode Morse merupakan cara berkomunikasi jarak jauh yang jadi awal mula sistem telekomunikasi modern saat ini. Namun dengan seiring perkembangan zaman, metode komunikasi ini kini telah ditinggalkan.

Dalam sejarahnya, komunikasi jarak jauh atau telekomunikasi dimulai dengan penggunaan sinyal asap dan drum di Afrika, Asia, dan Amerika. Di Eropa pada 1790-an, sistem semaphore diperkenalkan. Sebelumnya sistem semaphore hidrolik pernah digunakan di Yunani sejak abad ke-4 SM

Sebelum perkembangan telegraf listrik pada abad ke-19, cara mengirim pesan jarak jauh dilakukan dengan pada peradaban kuno seperti di Tiongkok, Mesir, dan Yunani menggunakan tabuhan genderang, sinyal api, atau sinyal asap untuk bertukar informasi di antara titik-titik yang jauh.

Namun, metode seperti itu dibatasi oleh cuaca dan kebutuhan akan garis pandang yang tidak terputus antara titik-titik reseptor. Keterbatasan ini juga mengurangi keefektifansemaphore, pendahulu sebelum ditemukannya telegraf listrik.

Dikembangkan pada awal 1790-an, semaphore terdiri dari serangkaian stasiun di puncak bukit yang masing-masing memiliki lengan besar yang dapat digerakkan untuk menandai huruf dan angka serta dua teleskop untuk melihat stasiun lainnya.

Seperti sinyal asap kuno, semaphore rentan terhadap cuaca dan faktor lain yang menghalangi jarak pandang. Metode pengiriman informasi yang berbeda diperlukan untuk membuat komunikasi jarak jauh yang teratur dan andal dapat diterapkan.

Pada 1830-an, sistem telekomunikasi listrik mulai muncul. Sebelum penemuan telepon oleh Alexander Graham Bell pada 1876, dunia telekomunikasi mengandalkannya telegraf untuk mengirim pesan. Telegraf merupakan sebuah mesin untuk mengirim dan menerima pesan pada jarak jauh.

Penemunya adalah adalah seorang warga Amerika Serikat bernama Samuel FB Morse bersama dengan asistennya Alexander Bain. Ia mengembangkan peralatan ini dari 1830-an dan 1840-an sebelum mengirimkan pesan pertamanya pada 1844. Penemuan ini disebut merevolusi komunikasi jarak jauh.

Telegraf bekerja dengan mentransmisikan sinyal listrik melalui kabel yang diletakkan di antara stasiun. Selain membantu menemukan telegraf, kode Morse menetapkan satu set titik dan garis untuk setiap huruf alfabet Inggris dan memungkinkan transmisi sederhana dari pesan kompleks melintasi jalur telegraf.

Pada 1844, Morse mengirimkan pesan telegraf pertamanya, dari Washington DC, ke Baltimore, Maryland. Setelah itu pada 1866, jalur telegraf telah dipasang melintasi Samudra Atlantik dari Amerika Serikat ke Eropa.

Namun penemuan telepon, mesin faksimili dan internet, membuat keberadaan telegraf tidak lagi digunakan secara luas pada abad ke-20.

Tanda marabahaya SOS yang diakui secara internasional sampai saat itu sebenarnya dibuat tidak mewakili kata-kata tertentu. Sebaliknya, huruf-huruf itu dipilih karena mudah ditransmisikan dalam kode Morse yaitu "S" adalah tiga titik, dan "O" adalah tiga garis, sehingga mudah dan cepat dikirimkan.

Penemuan telegraf listrik tidak lepas dari penemuan di bidang kelistrikan. Pada awal abad ke-19, dua perkembangan di bidang kelistrikan membuka pintu bagi produksi telegraf listrik. Pertama, pada 1800, fisikawan Italia bernama Alessandro Volta menemukan baterai, yang menyimpan arus listrik dengan andal dan memungkinkan arus digunakan dalam lingkungan yang terkendali.

Kedua, pada tahun 1820, fisikawan Denmark, Hans Christian Oersted, mendemonstrasikan hubungan antara listrik dan magnet dengan membelokkan jarum magnet dengan arus listrik. Dengan kedua penemuan ini membuat para ilmuwan termasuk Samuel Morse melakukan eksperimen dengan baterai dan prinsip-prinsip elektromagnetisme untuk mengembangkan semacam sistem komunikasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.