Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kerja Sinergis, Kanwilkumham Dukung BNN Optimalkan Program Rehabilitasi Narkoba Anak

📅 Kamis, 05 Jan 2023, 00:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kerja Sinergis, Kanwilkumham Dukung BNN Optimalkan Program Rehabilitasi Narkoba Anak Doc: ANTARA/HO-Kanwilkumham Jatim
Ket. Kunjungan kerja BNN Kota Surabaya di kantor Kanwilkumham Jatim.

Surabaya - Kantor WilayahKementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Timurmendukung upaya Badan Narkotika Nasional untuk mengoptimalkan program rehabilitasi bagi para penyalahguna narkoba, terutama pengguna kategori di bawah umur atau anak.

"Sejak tahun 2021kami telah melaksanakan program rehabilitasi medis dan sosial padatujuh lembaga pemasyarakatan terbesar di Jatim," kata Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Imam Jauhari saat menerima kunjungan Kepala BNN Kota Surabaya Komisaris Besar PolisiRoni Bahtiar Ariefdi Surabaya, Rabu.

Ia menyebutkan tujuh lapas untuk program rehabilitasi medis dan sosial itu meliputiLapas I Surabaya, Malang, Madiun, Lapas II-A Pamekasan, Lapas Narkotika II-A Pamekasan, Lapas Perempuan Kelas II Malang, dan Lapas Pemuda II-A Madiun.

Imam melanjutkan selama dua tahun program itu berjalan, tercatat sudah ada 2.275 orang warga binaan yang mendapatkan layanan rehabilitasi.

"Pada tahun 2021ada 1.023 orang warga binaan yang mendapatkan layanan rehabilitasi dan meningkat pada 2022 kami melakukan rehabilitasi medis dan sosial terhadap1.252 warga binaan," katanya.

Menurut Imam, selama ini program rehabilitasi hanya dilakukan untuk narapidana atau warga binaan berusia dewasa karena disesuaikan dengan anggaran dari Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM.

"Dari 117 anak yang kami bina di LPKA Blitar, ada tujuh anak yang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba," kata Imam.

Kepala BNN Kota Surabaya Kombes PolisiRoni Bahtiar Arief mengatakanprogram rehabilitasi di dalam lapas sangat penting untuk mengembalikan warga binaan agar tidak menyalahgunakan narkoba.

"Namun, yang tak kalah penting adalah pelayanan rehabilitasi narkoba untuk anak-anak yang saat ini masih belum terprogram dengan baik," ujarnya.

Menurut Roni, anak-anak sangat rawan dan mempunyai potensi sebagai penyalahguna zat adiktif dan narkoba. Bahkan, dalam beberapa kasus, anak-anak sering dimanfaatkan oleh bandar untuk menjadi kurir narkoba.

"Kami sangat berharap dukungan dari Kemenkumham untuk merealisasikan program rehabilitasi narkoba bagi anak-anak yang menjadi pelaku penyalahguna narkoba," kata Roni.

Ia menambahkan dukungan itu bisa berupa kajian terkait rehabilitasiatau juga kolaborasi kinerja untuk menyelesaikan persoalan penyalahgunaan narkoba.

"Dukungan Kemenkumham sangat berarti dankami mengusulkan ada rumah sakit khusus untuk rehabilitasi anak yang menjadi pelaku penyalahgunaan narkoba," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.