Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Baik di Tengah Kenaikan Harga BBM! Pemkot Pekanbaru Gelontorkan Miliaran Rupiah Demi Bantu Warganya

📅 Kamis, 15 Sep 2022, 14:42 WIB | Oleh:
Kabar Baik di Tengah Kenaikan Harga BBM! Pemkot Pekanbaru Gelontorkan Miliaran Rupiah Demi Bantu Warganya Doc: Antara
Ket. Ilustrasi.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Muhammad Jamil mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar guna membantu warga yang terdampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Jamil menerangkan bantuan yang akan diberikan itu sesuai arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di mana dana bantuan akan diambil dari Dana Alokasi Umum dan dana bagi hasil sebesar 2 persen.

"Kalau kami hitung kemarin itu sekitar Rp5 miliar bantuan bagi masyarakat terdampak kenaikan BBM," kata Jamil, pada Kamis (15/9), seperti dikutip dari Antara.

Sebelum disalurkan, Jamil mengatakan pihaknya akan lebih dulu melakukan pendataan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis.

"Selain itu Pemko Pekanbaru juga akan segera membuat regulasi terkait penggunaan anggaran agar tidak bertentangan dengan aturan. Karena mekanisme penyerahan bantuan harus jelas agar tidak menjadi permasalahan pada saat bantuan disalurkan," katanya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menginstruksikan jajaran pemerintah daerah (Pemda) untuk segera membantu masyarakat terdampak inflasi.

Tito menilai Pemda memiliki peran yang besar dalam mengupayakan penanganan dan bantuan yang dilakukan pemerintah pusat melalui berbagai kebijakan.

Ia pun meminta Pemda tidak ragu menggunakan instrumen anggaran yang tersedia untuk membantu masyarakat terdampak.

"Pemda juga kita minta untuk burden sharing, jadi untuk juga saling urun rembug membantu masyarakat masing-masing, baik provinsi kabupaten/kota," ujar Tito, pada Senin (5/9).

Tito merinci Pemda beberapa instrumen anggaran untuk membantu masyarakat kurang mampu yang terdampak inflasi. Di antaranya memanfaatkan dua persen dari Dana Transfer Umum, yakni berupa Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk memberikan jaring pengaman sosial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.