Kampung Ambon Ditata Ulang Usai Pembongkaran Lapak Narkoba, Petugas Gabungan Turun Tangan
📅 Jumat, 23 Okt 2026, 00:30 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta - Sekitar 200 petugas gabungan Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Barat membersihkan puing-puing dan sampah bekas lapak narkoba di Kampung Ambon, Kelurahan Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Kamis (22/10), sebagai bagian dari upaya menata kembali kawasan tersebut agar lebih bersih, aman, dan nyaman.
Kegiatan yang dipimpin Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi dan Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah itu turut dihadiri perwakilan Dandim 0503/Jakarta Barat. Kegiatan diawali dengan apel persiapan di lapangan basket Alamo RW 07, Kedaung Kaliangke.
Nasriadi mengatakan lapak-lapak yang sebelumnya telah dirobohkan itu diduga digunakan sebagai tempat mengonsumsi dan memperjualbelikan narkoba. Namun, masih terdapat sejumlah bangunan yang belum dibongkar serta puing dan sampah yang perlu dibersihkan.
"Lapak-lapak itu sudah kami robohkan. Saat itu ada pak camat, pak lurah dan beberapa rekan kerja lainnya yang menjadi saksi pada saat itu. Kemudian kita robohkan lapak tersebut, dan dibakar. Saat ini masih ada beberapa lapak yang belum dirubuhkan dan bekas-bekas sampah," ujar Nasriadi di lokasi, Kamis.
Ia mengatakan kepolisian bersama Pemerintah Kota Jakarta Barat akan melanjutkan pembersihan sekaligus menata kawasan tersebut agar lebih hijau.
Nasriadi menambahkan, pada Sabtu (24/10), sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya bersama 100 anggota Bhabinkamtibmas direncanakan datang untuk melakukan pendataan serta kegiatan bakti sosial dan pelayanan kesehatan. Pada sore harinya, kawasan itu dijadwalkan dikunjungi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Kapolri untuk bertemu warga.
Pembersihan tersebut juga didukung alat berat dari Pemerintah Kota Jakarta Barat, termasuk ekskavator dan truk pengangkut sampah.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengapresiasi langkah Polres Metro Jakarta Barat dalam membongkar lapak-lapak yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkoba. Pemerintah kota selanjutnya akan melanjutkan penataan lingkungan melalui kegiatan kebersihan dan pengelolaan sampah.
Iin mengatakan upaya tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang gerakan masyarakat mengolah dan memilah sampah dari sumbernya.
"Kita akan melaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya hari ini kita membersihkan sampah serta puing-puing material bangunan yang masih berserakan. Kami juga akan mengoptimalkan gerakan pilah dan olah sampah," katanya.
Kegiatan kerja bakti melibatkan petugas dari sejumlah instansi Pemerintah Kota Jakarta Barat. Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dikerahkan untuk membersihkan kawasan, sedangkan Suku Dinas Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air menurunkan petugas beserta peralatan pendukung.
Iin mengatakan pemerintah kota juga menjadwalkan pengerukan saluran air pada Minggu (25/10) pagi untuk mengantisipasi banjir dan genangan.
Menurut dia, upaya mitigasi banjir dan pengurangan sampah dari sumbernya akan terus dilakukan hingga akhir Desember 2026.
"Karena ada dua hal yang akan kita lakukan sebagai mitigasi, yakni mitigasi banjir dan genangan, dan pengurangan sampah dari sumbernya. Dua target ini yang akan terus kita lakukan hingga akhir Desember," ujar Iin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!