Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Generasi Muda Harus Terlibat Cegah Radikalisme

📅 Rabu, 25 Mei 2022, 07:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Generasi Muda Harus Terlibat  Cegah Radikalisme Doc: istimewa
Ket. Kasubdit Kontra Propaganda Direktorat Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Kolonel Sujatmiko

PALU - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menilai generasi muda perlu berperan dan terlibat dalam pencegahan tumbuh dan berkembangnya intoleransi, radikalisme dan terorisme lewat teknologi komunikasi dan informasi.

"Penyebaran faham radikalisme saat ini menempatkan generasi muda sebagai sasaran. Oleh karena itu, generasi muda harus dilindungi, ditingkatkan kapasitasnya, dan diberi ruang untuk berperan mencegah tumbuh dan berkembangnya faham radikalisme," ucap Kasubdit Kontra Propaganda Direktorat Pencegahan BNPT, Kolonel Sujatmiko, di Palu, kemarin.

Sujatmiko mengatakan pengaruh faham radikalisme sangat berbahaya dan merusak generasi muda sebagai harapan bangsa di masa mendatang, bahkan mengancam ideologi negara. Karena itu, radikalisme harus dilawan dengan berbagai strategi salah satunya dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.

Olehnya BNPT memberikan literasi kepada generasi muda di Sulteng lewat kegiatan bertajuk "asistensi bidang penulisan, desain komunikasi visual atau konten kreator, dan bidang IT".

Terdapat 57 peserta sebagai kader duta damai dunia maya yang merupakan mahasiswa dan pegiat media sosial dari berbagai kabupaten dan kota di Sulteng mengikuti kegiatan tersebut. "Kita berharap generasi muda dapat membuat konten-konten dan narasi kontra radikalisme yang disebar luaskan melalui teknologi informasi dan komunikasi," ujarnya.

Berdasarkan survei nasional tentang daya tangkal masyarakat terhadap radikalisme dan terorisme yang dilaksanakan oleh BNPT tahun 2017 - 2018, dengan skor 42,58 dari rentang 0 - 100 atau kategori sedang.

Sementara data penanganan konten radikalisme dan terorisme dari Kementerian Kominfo tahun 2017 sampai dengan Maret 2019 sudah berjumlah 13.032 konten.

Selanjutnya, hasil survei nasional tentang daya tangkal masyarakat terhadap radikalisme dan terorisme yang dilaksanakan BNPT tahun 2019, pengguna media sosial dalam mencari informasi mengenai agama termasuk tinggi dengan skor 39,89, dalam internalisasi kearifan lokal termasuk pemahaman agama.

"Pengguna media sosial yang tinggi merupakan tantangan karena menjadi media efektif penyebaran konten radikal. Di satu sisi menjadi peluang emas untuk intensifikasi penyebaran konten kontra-radikal," sebut dia.

Berikan Pencerahan

Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulteng Muhd Nur Sangadji menilai idealnya kehadiran internet dan media sosial menjadi salah satu jendela informasi yang dapat memberikan pencerahan, sehingga berdampak pada penguatan persatuan dan kesatuan.

Namun, belakangan ini, informasi yang bernuansa provokatif, kebencian, memancing emosi, dan amarah serta mempropagandakan antara negara dan agama sangat banyak tersebar lewat perangkat-perangkat media sosial.

Olehnya, ia berharap dengan adanya literasi informasi dapat menjadi satu penguatan untuk peningkatan kapasitas, dalam pencegahan penyebaran faham dan gerakan intoleransi, radikalisme dan terorisme lewat media sosial.

BNPT menyatakan pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang dijunjung tinggi oleh masyarakat di masing-masing daerah, berkontribusi besar dalam pencegahan tumbuhnya dan berkembangnya faham radikalisme. "Berdasarkan hasil survei kearifan lokal berkontribusi besar dalam pencegahan radikalisme," kata Sujatmiko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bukan Sekadar Bisnis, Pertamina Serius Jaga Kelestarian Laut di Sulawesi
    Preview komentar:
    Langkah PT Pertamina Trans Kontinental dalam melibatkan 26 ...
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
El Nino Mengganas, Honduras...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp52.750/...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.