Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harga Minyak Melonjak Dipicu Kekhawatiran Pasokan AS

📅 Senin, 13 Sep 2021, 14:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Minyak Melonjak Dipicu Kekhawatiran Pasokan AS Doc: ANTARA-REUTERS-Lucy Nicholson
Ket. Anjungan minyak lepas pantai di Huntington Beach, California, Amerika Serikat.

Singapura - Harga minyak menguat di perdagangan Asia, Senin (13/9) pagi, didorong ke level tertinggi satu minggu dalam kenaikan sesi kedua berturut-turut karena kekhawatiran atas pasokan AS menyusul kerusakan akibat Badai Ida mendukung pasar, bersama dengan ekspektasi permintaan yang lebih tinggi.

Minyak mentah Brent naik 48 sen atau 0,7 persen menjadi diperdagangkan di 73,40 dollar AS per barel, dan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga bertambah 49 sen atau 0,7 persen menjadi 70,21 dollar AS per barel. Kedua kontrak berada di level tertinggi sejak 3 September di awal sesi.

Sekitar tiga perempat dari produksi minyak lepas pantai Teluk AS atau sekitar 1,4 juta barel per hari, masih terhenti sejak akhir Agustus - kira-kira sama dengan apa yang dihasilkan anggota OPEC Nigeria.

"Menambah dukungan, lebih banyak kilang minyak di Louisiana telah kembali beroperasi, meningkatkan permintaan minyak mentah," kata analis ANZ dalam sebuah catatan.

Royal Dutch Shell Plc, produsen minyak terbesar di Teluk Meksiko AS, pada Kamis (9/9) membatalkan beberapa kargo ekspor karena kerusakan fasilitas lepas pantai akibat Badai Ida, menandakan hilangnya minyak akan berlanjut selama berminggu-minggu.

Namun, jumlah rig yang beroperasi di Amerika Serikat meningkat dalam minggu terakhir, penyedia jasa energi Baker Hughes mengatakan, mengindikasikan produksi mungkin meningkat dalam beberapa minggu mendatang.

Di luar dampak Ida, perhatian pasar minggu ini akan fokus pada potensi revisi prospek permintaan minyak untuk tahun 2022 dari Organisasi Negara-negara Pengoperasian Minyak (OPEC) dan Badan Energi Internasional (IEA). OPEC kemungkinan akan merevisi perkiraannya lebih rendah pada Senin, dua orang yang mengetahui masalah tersebut mengatakan.

Para manager uang menaikkan posisi net long minyak mentah berjangka AS dan posisi opsi dalam seminggu hingga 7 September, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) mengatakan pada Jumat (10/9). Kelompok spekulan menaikkan posisi gabungan berjangka dan opsi di New York dan London sebesar 1.035 kontrak menjadi 279.610 kontrak selama periode tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Bazar urban farming Jakarta Selatan

15 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Bazar urban farming Jakarta...

Lomba barista pelajar di Kota Kediri

20 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Lomba barista pelajar di Ko...
Daerah
Melihat Tradisi Nyadran Kra...

Gempa di Gunung Fuji, Sepuluh Orang Alami Cedera Ringan

28 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Luar Negeri
Gempa di Gunung Fuji, Sepul...

Pemanfaatan air tanah untuk pertanian

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemanfaatan air tanah untuk...
Ekonomi
LG Tawarkan Pengalaman LG K...
Megapolitan
Disnaker Tangerang Tambah P...
Luar Negeri
Korban Tewas akibat Dua Gem...
Malam Puncak HUT Jakarta 2026: Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Bundaran HI

Malam Puncak HUT Jakarta 2026: Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Bundaran HI

26 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.